Inter Milan Ditahan Torino 2-2, Nerazzurri Gagal Kunci Kemenangan di Pekan Krusial Serie A

Inter Milan Buang Keunggulan Dua Gol di Markas Torino

LigaOrion Inter Milan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Torino FC pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026. Duel sengit yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (26/4/2026), menghadirkan drama comeback dari tuan rumah setelah sempat tertinggal dua gol.

Hasil ini membuat Inter gagal mengamankan kemenangan yang sempat berada di genggaman. Meski demikian, Nerazzurri tetap kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan. Sementara Torino masih bertahan di papan tengah, tepatnya di posisi ke-13 dengan 41 poin.

Babak Pertama: Inter Milan Tampil Dominan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Torino langsung mengancam pada menit awal melalui Giovanni Simeone, namun peluang tersebut belum mampu membuahkan hasil.

Inter merespons dengan permainan menyerang yang lebih terorganisir. Peluang pertama datang dari situasi bola mati, tetapi sundulan Manuel Akanji masih melebar tipis dari sasaran.

Hasil Torino Vs Inter 2-2, Nerazzurri Gagal Raih 3 Poin

Dominasi Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Umpan silang akurat dari Federico Dimarco berhasil disambut sundulan tajam Marcus Thuram. Bola meluncur deras ke gawang Torino tanpa mampu dihentikan kiper Alberto Paleari.

Marcus Thuram kembali menunjukkan ketajamannya sebagai andalan lini depan Inter. Gol tersebut sekaligus mengubah ritme pertandingan, dengan Inter semakin nyaman menguasai penguasaan bola.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.

Babak Kedua: Torino Bangkit dan Balas Menekan

Inter membuka babak kedua dengan agresif. Tekanan berlanjut hingga akhirnya mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-61.

Berawal dari sepak pojok Federico Dimarco, bek muda Yann Bisseck berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke sudut bawah gawang Torino. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Inter.

Inter Milan a win away from Serie A title despite blowing two-goal lead at  Torino

Yann Bisseck mencatatkan gol penting yang sempat membuat Inter terlihat berada di jalur kemenangan.

Namun, Torino tidak menyerah. Perubahan taktik yang dilakukan pelatih berhasil meningkatkan intensitas serangan tuan rumah.

Comeback Torino: Simeone dan Vlasic Jadi Penyelamat

Torino memperkecil ketertinggalan pada menit ke-70 melalui Giovanni Simeone. Striker asal Argentina itu memanfaatkan umpan terobosan dengan penyelesaian yang tenang untuk menaklukkan Yann Sommer.

Gol tersebut membakar semangat Torino. Tekanan terus dilakukan hingga akhirnya mereka mendapat hadiah penalti setelah VAR meninjau insiden handball Carlos Augusto di kotak terlarang.

Nikola Vlasic maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-79. Tendangan kerasnya ke sudut atas gawang membuat skor kembali imbang 2-2.

Nikola Vlašić menjadi pahlawan Torino lewat eksekusi penalti yang sangat menentukan.

Inter Milan Kehilangan Momentum

Setelah skor kembali seimbang, Inter berusaha merebut kemenangan. Mereka sempat mencetak gol melalui Henrikh Mkhitaryan, namun wasit menganulirnya karena posisi offside.

Peluang terakhir datang dari Piotr Zielinski di masa injury time. Sayangnya, tembakannya masih melenceng dari sasaran.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah. Inter pun harus menerima kenyataan gagal mengamankan tiga poin meski sempat unggul dua gol.

Dampak Hasil bagi Klasemen Serie A

Meski gagal menang, Inter Milan tetap berada di posisi teratas klasemen Serie A dan masih menjadi favorit utama dalam perebutan gelar Scudetto musim ini.

Sementara itu, hasil imbang ini menjadi tambahan poin berharga bagi Torino dalam upaya mereka menutup musim di papan tengah dengan hasil positif.

Kesimpulan

Laga Torino vs Inter Milan menjadi bukti bahwa Serie A selalu menghadirkan drama hingga menit akhir. Inter tampil dominan di sebagian besar pertandingan, tetapi Torino menunjukkan mentalitas luar biasa dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol.

Bagi Inter, hasil ini menjadi peringatan bahwa konsistensi harus tetap dijaga dalam fase penentuan musim. Sedangkan Torino layak mendapat apresiasi atas semangat juang mereka yang tak kenal menyerah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *