AC Milan dan Juventus Gagal Pecah Kebuntuan di Pekan ke-34 Serie A
LigaOrion – Laga panas antara AC Milan dan Juventus FC pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026 berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 di San Siro, Senin (27/4/2026) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit pertama. Baik Milan maupun Juventus sama-sama menampilkan permainan disiplin, tetapi kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Hasil ini membuat persaingan di papan atas klasemen Serie A tetap terbuka.
Babak Pertama: Permainan Ketat dan Minim Peluang
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil berhati-hati. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah, dengan masing-masing tim berusaha mengontrol tempo permainan.
Peluang pertama yang benar-benar berbahaya hadir pada menit ke-23. Gelandang Milan, Youssouf Fofana, melakukan penetrasi apik sebelum melepaskan tembakan keras. Namun, bola hanya menyentuh sisi luar jaring gawang Juventus.


Juventus mulai menemukan ritme permainan setelah pertengahan babak pertama. Pergerakan lincah Francisco Conceicao di sisi kanan beberapa kali merepotkan pertahanan Milan.
Pada menit ke-34, Rossoneri mendapatkan peluang emas. Tembakan jarak jauh Adrien Rabiot berhasil ditepis Michele Di Gregorio. Bola rebound jatuh ke kaki Rafael Leao, tetapi sepakan winger Portugal itu justru melambung di atas mistar.
Dua menit berselang, Juventus sempat bersorak setelah Khephren Thuram mencetak gol. Namun, setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena offside dalam proses serangan.
Menjelang turun minum, Mike Maignan tampil gemilang dengan menggagalkan peluang berbahaya Juventus. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Intensitas Meningkat, Gol Tetap Tak Datang
Juventus langsung tampil agresif setelah babak kedua dimulai. Serangan mereka banyak dibangun dari sisi sayap melalui Francisco Conceicao dan Jeremie Boga.
Milan nyaris membuka keunggulan pada menit ke-51. Kombinasi apik Rafael Leao dan Adrien Rabiot menghasilkan peluang bagi Alexis Saelemaekers. Sayangnya, tembakannya hanya membentur mistar gawang.


Rafael Leão menjadi motor serangan Milan sepanjang laga. Kecepatan dan kreativitasnya terus merepotkan lini belakang Juventus.
Di sisi lain, Juventus juga tak tinggal diam. Francisco Conceicao beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, sementara Gleison Bremer mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh. Namun, Mike Maignan tampil solid di bawah mistar gawang Milan.
Insiden dan Pergantian Pemain Warnai Akhir Laga
Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-78 setelah benturan kepala antara Luka Modric dan Manuel Locatelli. Keduanya mendapat perawatan medis sebelum kembali melanjutkan pertandingan.
Memasuki 10 menit terakhir, kedua pelatih mencoba mengubah jalannya laga melalui pergantian pemain. Juventus memasukkan Dusan Vlahovic untuk menambah daya gedor.
Sementara itu, Milan merespons dengan memasukkan Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug demi mencari gol kemenangan.
Meski tempo permainan meningkat di menit-menit akhir, kedua tim tetap gagal menemukan celah untuk mencetak gol.
Klasemen Serie A Tetap Tidak Berubah
Hasil imbang ini membuat AC Milan tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara Serie A dengan raihan 67 poin.
Sementara Juventus masih menempati posisi keempat dengan 64 poin. Persaingan untuk finis di zona Liga Champions pun semakin menarik menjelang akhir musim.
Kesimpulan
Duel AC Milan kontra Juventus kali ini memang tidak menghasilkan gol, tetapi tetap menyajikan pertandingan berkualitas tinggi dengan intensitas dan tensi yang luar biasa.
Kedua tim menunjukkan organisasi permainan yang solid, meski kurang efektif di lini depan. Satu poin mungkin bukan hasil ideal, namun cukup menjaga posisi mereka dalam persaingan papan atas Serie A musim ini.


