LigaOrion – Sassuolo sukses mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Como dengan skor 2-1 dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Laga yang digelar di Mapei Stadium pada Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Como menembus zona Liga Champions.
Kekalahan ini membuat peluang tim asuhan Cesc Fabregas semakin menipis. Performa yang kurang konsisten serta lemahnya koordinasi lini belakang menjadi faktor utama kegagalan mereka membawa pulang poin.
Strategi Efektif Sassuolo Lumpuhkan Como
Sejak awal pertandingan, Sassuolo tampil disiplin dengan mengandalkan skema serangan balik cepat. Mereka sengaja memberikan penguasaan bola kepada Como dan menunggu celah untuk menyerang.


Lini pertahanan yang dikawal Jay Idzes tampil solid dalam meredam tekanan lawan. Beberapa peluang Como berhasil dipatahkan sebelum benar-benar membahayakan gawang.
Gol pembuka akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama lewat aksi Cristian Volpato. Ia mencetak gol indah melalui tendangan lob yang mengecoh kiper Maxime Butez.
Nzola Gandakan Keunggulan, Nico Paz Beri Harapan
Memasuki fase krusial, M’Bala Nzola berhasil menggandakan keunggulan Sassuolo melalui penyelesaian tajam di kotak penalti. Gol ini menunjukkan efektivitas lini depan tuan rumah dalam memanfaatkan peluang.


Namun Como tidak menyerah begitu saja. Nico Paz memperkecil ketertinggalan lewat sundulan akurat yang tak mampu dihentikan oleh kiper Stefano Turati.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Como menjelang turun minum.
Upaya Como Gagal di Babak Kedua
Di babak kedua, Fabregas mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan beberapa pergantian pemain. Strategi ini sempat meningkatkan intensitas serangan Como.
Nico Paz kembali mengancam lewat aksi spektakuler, namun penyelamatan gemilang Turati menggagalkan peluang emas tersebut. Sementara itu, Alvaro Morata juga gagal memanfaatkan bola rebound di depan gawang.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, namun pertahanan Sassuolo tetap kokoh hingga peluit panjang berbunyi.
Fabio Grosso Menangi Duel Taktik
Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti keunggulan strategi Fabio Grosso atas Fabregas. Sassuolo tampil lebih efektif dan disiplin dalam menjalankan taktik sepanjang pertandingan.
Bagi Como, hasil ini menjadi peringatan serius. Jika tidak segera bangkit, peluang mereka untuk finis di zona Liga Champions musim depan bisa benar-benar sirna.
Sementara itu, Sassuolo semakin percaya diri untuk menutup musim dengan hasil positif dan memperbaiki posisi mereka di klasemen Serie A.


