Cristiano Ronaldo saat memperkuat tim nasional Portugal

Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal, Riwayat Konflik dengan Pelatih Kembali Disorot

LIGAORION – Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal pada Rabu setelah tidak dimainkan dalam kemenangan 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League. Keputusan itu membuat masa depannya bersama tim nasional kembali dipertanyakan, sekaligus menghidupkan sorotan terhadap riwayat ketegangannya dengan sejumlah pelatih.

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, telah menyampaikan pernyataan mengenai alasan kepergiannya. Namun, belum jelas apakah peristiwa tersebut menandai penampilan terakhirnya untuk Portugal. ESPN melaporkan, sumber menyebut Ronaldo memberi ultimatum bahwa ia tidak akan kembali ke tim nasional selama Jorge Jesus masih menjadi pelatih.

Beberapa hari sebelum kepergian Ronaldo, Jesus mengatakan tidak ada masalah. Sang pelatih juga mengakui telah melakukan kesalahan dalam menangani peran Ronaldo saat Portugal menghadapi Norwegia, laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1. Ronaldo hanya menjadi pemain pengganti yang tidak diturunkan.

Perdebatan mengenai kontribusi dan posisi Ronaldo di tim nasional telah muncul dalam tiga turnamen besar secara beruntun, yakni pada 2022, 2024, dan 2026. Mengelola perubahan peran seorang bintang yang memasuki usia senja menjadi tantangan tersendiri, terlebih Ronaldo telah menjadi figur penting Portugal selama bertahun-tahun.

Perselisihan Ronaldo dengan pelatih dan klub

Ketegangan bukan hal baru dalam perjalanan karier Ronaldo. Sepanjang 25 tahun berkarier, ia beberapa kali menjadi sorotan karena perselisihan atau perbedaan sikap dengan pelatih, rekan setim, maupun pihak klub.

Sebelum pindah ke Real Madrid, Ronaldo pernah berupaya meninggalkan Manchester United. Ia menyuarakan keinginannya untuk menentukan langkah berikutnya, tetapi United bertahan dan kepindahan yang diinginkan sang pemain baru terwujud pada musim berikutnya, setelah lima tahun di Old Trafford.

Di United, Ronaldo juga pernah berjalan meninggalkan lapangan saat tim menghadapi Sunderland. Pelatih Sir Alex Ferguson saat itu membelanya dengan mengatakan Ronaldo mengalami tendangan di bagian pinggul dan perlu segera mendapat perawatan. Pada kesempatan lain, Ronaldo menunjukkan ketidakpuasan saat diganti dalam derbi Manchester, meski ia telah mencetak gol pembuka dalam kemenangan United.

Setelah bergabung dengan Real Madrid, Ronaldo pernah menyampaikan bahwa ia tidak bahagia karena persoalan profesional yang diketahui klub. Ia juga mengalami hubungan yang memburuk dengan José Mourinho menjelang akhir masa kepelatihan Mourinho di Madrid. Pada periode berikutnya, hubungan Ronaldo dengan Rafa Benítez turut menjadi bahan pembicaraan, sementara Benítez menyebut keduanya masih beradaptasi satu sama lain.

Ronaldo kemudian meninggalkan Juventus setelah tiga tahun. Ia tidak masuk susunan pemain untuk laga pembuka Serie A musim 2021-22 melawan Udinese, yang berakhir imbang 2-2. Tak lama kemudian, ia kembali ke Manchester United pada hari terakhir bursa transfer, setelah sebelumnya dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City.

Di periode keduanya bersama United, Ronaldo kembali memperlihatkan ketidakpuasan ketika diganti oleh pelatih interim Ralf Rangnick dalam laga melawan Brentford. Rangnick menjelaskan keputusan itu sebagai langkah untuk menjaga keunggulan tim. Ronaldo juga pernah menolak masuk sebagai pemain pengganti saat menghadapi Tottenham Hotspur, lalu meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir.

Dengan catatan 146 gol internasional, Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di sepak bola putra. Ia juga memimpin Portugal menjuarai UEFA European Championship 2016. Meski demikian, kelanjutan karier internasionalnya kini belum mendapat kepastian setelah ia meninggalkan kamp tim nasional.

Untuk informasi lainnya, kunjungi kunjungi halaman berikut.

Sumber fakta: ESPN Soccer.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *