LIGAORION – Cedera Roman Bürki mewarnai kemenangan St. Louis City atas Columbus Crew di final U.S. Open Cup. Kiper sekaligus kapten St. Louis itu dibawa ke rumah sakit setelah mengalami benturan kepala pada Rabu malam.
Insiden terjadi pada menit ke-70 saat Bürki berusaha melakukan penyelamatan. Ia terkena lutut winger Columbus, Anass Zaroury, lalu terkapar untuk mendapat penanganan medis sebelum dibawa keluar lapangan menggunakan tandu.
Bürki sempat melambaikan tangan kepada para pendukung saat meninggalkan lapangan. St. Louis mengonfirmasi kepada ESPN bahwa sang kiper dalam keadaan sadar dan masih bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Bürki tampil penting sebelum ditarik keluar
Sebelum mengalami cedera, Bürki mencatatkan 43 sentuhan dan membuat tiga penyelamatan krusial. Ia berperan menjaga skor tetap imbang, termasuk saat menggagalkan tendangan sudut Brais Méndez yang mengarah ke gawang serta sejumlah upaya lain dari Columbus.
Bürki kemudian digantikan oleh Ben Lundt. Pertandingan masih tanpa gol ketika insiden terjadi. Sebelas menit waktu tambahan diberikan akibat penanganan cedera tersebut, tetapi kedua tim tidak mencetak gol hingga waktu normal berakhir. Columbus tercatat melepaskan 16 tembakan, sedangkan St. Louis membuat tiga.
St. Louis raih trofi pertama klub
Laga berlanjut ke perpanjangan waktu dan kemudian adu penalti. Lundt membuat satu penyelamatan dalam tos-tosan untuk membantu St. Louis menang 5-3 atas Columbus. Hasil itu memastikan trofi pertama dalam sejarah klub, yang mulai berkompetisi di MLS pada 2023.
Bürki bergabung dengan St. Louis dari Borussia Dortmund pada 2022. Kiper asal Swiss itu menjadi bagian penting tim sebelum harus meninggalkan final lebih awal akibat benturan di kepala.
Ditulis oleh: LigaOrion.
Kredit gambar: Steindy (talk) 17:33, 25 November 2015 (UTC) — Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0).


