LigaOrion – Kebersamaan Xabi Alonso dengan Real Madrid berakhir jauh lebih cepat dari perkiraan. Pelatih asal Spanyol itu hanya bertahan selama tujuh bulan sebelum manajemen klub mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama. Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Keputusan Presiden klub Florentino Perez langsung memantik perhatian publik. Alonso sebelumnya datang dengan reputasi tinggi usai mencetak sejarah bersama Bayer Leverkusen, termasuk mematahkan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga. Namun, performa impresif tersebut tak sepenuhnya terulang di Santiago Bernabeu.
Faktor Ruang Ganti Jadi Penentu
Secara statistik, catatan Alonso sebenarnya tidak buruk. Ia mencatat rata-rata 2,24 poin per pertandingan, angka yang tergolong kompetitif untuk level elite Eropa. Meski begitu, sumber internal menyebut bahwa Alonso kesulitan membangun otoritas di ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang.
Kurangnya dukungan penuh dari beberapa pemain senior disebut menjadi faktor utama kegagalannya membangun fondasi jangka panjang. Di Real Madrid, aspek manajerial dan kepemimpinan kerap sama pentingnya dengan taktik di lapangan.
Alonso Tetap Diminati Klub Eropa

Meski gagal di Madrid, reputasi Xabi Alonso tidak luntur. Sejumlah klub muda dan ambisius di Eropa disebut masih memantau situasinya. Dengan rekam jejak sukses di Jerman, Alonso diyakini tidak akan lama menganggur dan berpotensi segera memulai proyek baru.
Sementara itu, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim. Klub dikabarkan tidak ingin terburu-buru dan kemungkinan baru menunjuk pelatih permanen pada musim panas mendatang.
Lima Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan
Beberapa nama besar mulai dikaitkan dengan kursi panas Real Madrid. Berikut profil singkat kandidat yang disebut paling realistis:
Zinedine Zidane

Nama Zidane kembali mencuat sebagai opsi utama. Sosok legendaris ini dikenal mampu menjaga keharmonisan ruang ganti dan telah membuktikan kapasitasnya dengan tiga gelar Liga Champions beruntun. Karisma dan kedekatannya dengan Madrid menjadi nilai tambah tersendiri.
Thomas Tuchel

Pelatih asal Jerman ini memiliki pengalaman luas di klub elite Eropa. Rekam jejaknya meraih trofi bersama Chelsea, PSG, dan Bayern Munchen menjadikannya kandidat kuat untuk membawa stabilitas instan.
Jurgen Klopp

Meski sempat menepis rumor kembali melatih, Klopp tetap masuk dalam radar. Pengalaman membangun tim kompetitif dan mental juara di Liverpool membuat namanya selalu relevan dalam bursa pelatih besar.
Enzo Maresca

Maresca dinilai sebagai opsi progresif. Prestasinya dalam waktu singkat dan pendekatan modern membuatnya menarik, terutama bagi Madrid yang ingin menyegarkan filosofi permainan.
Julian Nagelsmann

Masih tergolong muda dengan pendekatan taktik inovatif, Nagelsmann dianggap cocok untuk proyek jangka panjang. Meski terikat kontrak dengan tim nasional Jerman, situasinya pasca-turnamen besar masih membuka peluang.
Madrid di Persimpangan Penting
Keputusan menunjuk pelatih berikutnya akan sangat menentukan arah Real Madrid ke depan. Dengan skuad bertabur bintang dan tuntutan gelar setiap musim, Los Blancos membutuhkan sosok yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga mampu mengendalikan dinamika ruang ganti.
Pantau terus update Real Madrid, kabar pelatih top Eropa, dan analisis sepak bola dunia hanya di LigaOrion, portal olahraga yang menyajikan berita tajam, akurat, dan terpercaya ⚽🔥


