

LigaOrion – Suasana panas menyelimuti Santiago Bernabeu saat Real Madrid menjalani laga La Liga melawan Levante. Sejumlah pendukung Los Blancos meluapkan kekecewaan mereka dengan memberikan siulan kepada beberapa pemain bintang, termasuk Vinicius Junior dan Jude Bellingham.
Reaksi keras tersebut sudah terdengar sejak sebelum pertandingan dimulai, tepat ketika nama kedua pemain diumumkan. Sepanjang laga, Vinicius Junior menjadi pemain yang paling sering mendapat sorakan negatif dari tribun, mencerminkan ketegangan yang sedang melanda klub ibu kota Spanyol tersebut.
Kondisi internal Real Madrid memang tengah berada dalam tekanan besar. Pemecatan pelatih kepala Xabi Alonso menjadi pemicu utama kemarahan suporter, terlebih setelah klub menelan hasil buruk di ajang Copa del Rey. Kekalahan mengejutkan dari Albacete, tim kasta kedua, semakin memperburuk suasana dan memunculkan tanda tanya besar soal arah klub.
Tak hanya pemain, presiden klub Florentino Perez juga ikut menjadi sasaran ketidakpuasan fans. Sorakan bernada protes terdengar dari beberapa sudut stadion, bahkan ada yang menyerukan perubahan di jajaran manajemen.

Pemecatan Xabi Alonso sendiri terjadi tak lama setelah Real Madrid kalah di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona. Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen dan sang pelatih.
Usai meninggalkan jabatannya, Alonso menyampaikan pesan perpisahan melalui media sosial. Ia mengakui bahwa perjalanannya bersama Real Madrid tidak berjalan sesuai harapan, meski tetap merasa bangga pernah memimpin tim utama.
Sebagai pengganti sementara, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa. Namun, debut kepemimpinannya belum memberikan hasil positif setelah tim kembali tersingkir oleh lawan dari divisi lebih rendah di kompetisi piala.
Di dalam skuad, sejumlah pemain memberikan dukungan kepada Alonso. Kylian Mbappe menjadi salah satu yang pertama menyampaikan apresiasi, sementara Jude Bellingham sempat menuai kritik karena dinilai terlambat bereaksi. Gelandang asal Inggris itu akhirnya menegaskan rasa hormatnya kepada Alonso melalui unggahan singkat di media sosial.
Sementara itu, rumor mengenai ketidakharmonisan antara Vinicius Junior dan gaya kepelatihan Alonso ikut memperkeruh situasi. Pemain asal Brasil tersebut tampak terpengaruh oleh tekanan dari tribun dan beberapa kali mendapat dukungan dari rekan setimnya di lapangan.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi Real Madrid untuk segera bangkit, baik dari segi performa maupun hubungan dengan para pendukungnya. Bernabeu yang biasanya menjadi benteng kebanggaan kini berubah menjadi simbol kekecewaan yang harus segera diredam.


