Liverpool meraih kemenangan penting dengan skor 1-0 atas Sunderland pada pekan ke-26 Premier League 2025/2026 di Stadium of Light, Kamis (12/2/2026). Satu-satunya gol pertandingan dicetak Virgil van Dijk lewat sundulan pada menit ke-61 setelah memanfaatkan sepak pojok Mohamed Salah.
Hasil ini menjaga harapan tim asuhan Arne Slot untuk menembus zona empat besar. Liverpool kini menempati peringkat keenam dengan 42 poin, sementara Sunderland berada di posisi ke-11 dengan 36 poin.
Babak Pertama: Dominan Tanpa Gol
Pertandingan berlangsung dalam kondisi lapangan basah dan angin kencang, membuat tempo permainan cukup menantang. Sunderland sempat mengancam lewat lemparan jauh Trai Hume, tetapi Alisson Becker tampil sigap.

Liverpool kemudian menguasai jalannya laga. Florian Wirtz menjadi motor serangan dengan dua peluang berbahaya, termasuk tembakan yang membentur tiang. Namun disiplin lini belakang Sunderland membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Tuan rumah juga sempat meminta penalti setelah duel antara Brian Brobbey dan Ibrahima Konate, tetapi VAR memutuskan tidak ada pelanggaran.
Babak Kedua: Momen Set Piece Penentu
Liverpool langsung meningkatkan intensitas setelah jeda. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61 saat sepak pojok Salah melengkung ke kotak enam yard dan disundul tajam oleh Van Dijk ke sudut gawang.

Sunderland merespons dengan tekanan cepat melalui Mukiele dan Nilson Angulo, tetapi pertahanan Liverpool tetap solid. Protes penalti kedua juga terjadi saat Konate menjatuhkan Brobbey di kotak penalti, namun wasit menilai tekel tersebut bersih.
Di menit akhir, Salah nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan voli yang tipis melenceng dari tiang kanan.
Statistik Kunci
- Tembakan: 11 – 23
- Tepat sasaran: 2 – 3
- Penguasaan bola: 44% – 56%
- Tendangan sudut: 3 – 11
Statistik menunjukkan dominasi Liverpool dalam peluang dan penguasaan bola, meski mereka hanya mampu mencetak satu gol.
Kesimpulan
Liverpool tampil lebih dominan secara permainan, tetapi kemenangan ini menunjukkan bahwa efektivitas masih menjadi pekerjaan rumah. Meski begitu, tiga poin tetap krusial untuk menjaga peluang finis di empat besar tetap hidup.


