LigaOrion – Laga NBA antara Detroit Pistons vs Charlotte Hornets pada Senin malam (9/2) waktu AS berubah panas di kuarter ketiga. Perkelahian antarpemain membuat empat pemain diusir dari lapangan, sementara pelatih Hornets, Charles Lee, menyusul keluar pada kuarter keempat setelah memprotes keputusan wasit secara emosional.
Meski pertandingan sempat diwarnai kericuhan besar, Pistons akhirnya mengamankan kemenangan 110-104 atas Hornets.
Kronologi Perkelahian di Kuarter Ketiga
Insiden bermula ketika Jalen Duren membawa bola menuju ring dengan sisa waktu sedikit lebih dari tujuh menit di kuarter ketiga. Ia dilanggar oleh Moussa Diabate dalam situasi perebutan posisi.
Setelah kontak tersebut, Duren dan Diabate terlibat adu argumen jarak dekat yang memanas. Keduanya terlihat saling beradu kepala sebelum Duren melayangkan tamparan terbuka ke wajah Diabate. Situasi langsung membesar dan berlangsung lebih dari 30 detik.
Beberapa pemain ikut terseret dalam keributan:
- Moussa Diabate (Hornets) – Diusir
- Miles Bridges (Hornets) – Diusir
- Jalen Duren (Pistons) – Diusir
- Isaiah Stewart (Pistons) – Diusir
Saat pemain berusaha melerai, Bridges sempat melayangkan pukulan ke arah Duren, yang kemudian dibalas. Stewart juga meninggalkan bangku cadangan dan terlibat konfrontasi fisik dengan Bridges sebelum keduanya dipisahkan.
Situasi bahkan sempat memerlukan kehadiran aparat keamanan di sekitar lapangan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Penjelasan Resmi Wasit NBA
Kepala kru wasit, John Goble, menjelaskan bahwa keputusan pengusiran diambil setelah peninjauan video.
“Para pemain terlibat dalam perkelahian saat bola mati. Setelah ditinjau, kami menilai adanya pelanggaran perkelahian dan sesuai aturan mereka harus dikeluarkan dari pertandingan.”
Keputusan tersebut sesuai dengan regulasi NBA yang secara tegas melarang kontak fisik dalam situasi bola mati.
Charles Lee Ikut Diusir di Kuarter Keempat


Ketegangan belum berhenti. Pada pertengahan kuarter keempat, pelatih Hornets Charles Lee juga diusir dari pertandingan.
Ia memprotes keras keputusan wasit setelah insiden antara Grant Williams (Hornets) dan Paul Reed (Pistons) tidak dianggap sebagai pelanggaran. Lee bahkan harus ditahan oleh pemainnya sendiri, Brandon Miller, agar tidak semakin agresif terhadap ofisial.
Usai laga, Lee mengakui emosinya terlalu terbawa suasana.
“Mereka memiliki tugas yang sulit dalam membuat keputusan. Tapi menurut saya, konsistensi sepanjang pertandingan tidak terlihat.”
Respons dari Kedua Kubu
Jalen Duren menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari intensitas pertandingan.

“Emosi sedang memuncak. Semua orang bermain dengan sungguh-sungguh. Hal seperti ini bisa terjadi ketika kompetisi sangat ketat.”
Sementara itu, pelatih Pistons JB Bickerstaff membela anak asuhnya.

“Para pemain kami menghadapi banyak hal malam ini. Mereka bukan pihak yang memulai, tetapi situasinya memang berkembang terlalu jauh.”
Hornets sendiri tidak mengizinkan Miles Bridges dan Moussa Diabate memberikan komentar pascalaga.
Pistons Amankan Kemenangan Penting
Terlepas dari drama yang terjadi, Detroit Pistons berhasil menutup laga dengan kemenangan 110-104. Hasil ini menjadi tambahan penting bagi Pistons dalam persaingan klasemen Wilayah Timur NBA 2025/2026.
Insiden ini kemungkinan besar akan mendapat perhatian dari kantor pusat NBA, termasuk potensi sanksi tambahan berupa denda atau skorsing.
LigaOrion akan terus mengupdate perkembangan terbaru terkait keputusan resmi liga atas insiden panas ini.


