
LIGAORION – Persib Bandung berhasil mengunci posisi puncak klasemen Super League 2025/2026 di akhir paruh pertama kompetisi. Meski meraih predikat juara paruh musim, pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa target utama Maung Bandung masih berada di akhir musim.
Persib memastikan diri sebagai pemimpin klasemen sementara setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta dalam laga klasik yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-5 menjadi pembeda sekaligus mengamankan tiga poin krusial bagi Pangeran Biru.
Namun, hasil positif tersebut tidak membuat Hodak terlena. Pelatih asal Kroasia itu menilai bahwa pencapaian di pertengahan musim belum menjadi tolok ukur keberhasilan sesungguhnya.
“Ini baru setengah musim. Saya berharap performa terbaik justru datang di akhir kompetisi, sekitar bulan Mei. Posisi paruh musim tidak terlalu menentukan, yang terpenting adalah konsistensi hingga akhir,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai pertandingan.
Fokus Pemulihan Fisik Pemain

Selain menjaga konsistensi permainan, Persib Bandung kini memberi perhatian besar pada kondisi fisik para pemain. Padatnya jadwal pertandingan di paruh pertama musim membuat sejumlah pemain mengalami kelelahan hingga cedera ringan.
Hodak menyebut Persib menjalani jumlah laga lebih banyak dibandingkan tim lain, yang berdampak langsung pada kebugaran skuad.
“Kami memainkan tujuh pertandingan lebih banyak dibanding tim lain. Beberapa pemain mengalami cedera otot ringan, dan itu terjadi karena kelelahan,” jelasnya.
Persiapan Paruh Kedua dan Tantangan Asia

Masa jeda kompetisi akan dimanfaatkan Persib Bandung untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus meningkatkan kebugaran tim secara bertahap. Persiapan ini menjadi krusial karena Persib akan menghadapi paruh kedua Super League serta agenda internasional di AFC Champions League 2 2025/2026.
Hodak mengungkapkan bahwa waktu sekitar dua minggu akan digunakan secara optimal untuk mempersiapkan tim menghadapi jadwal padat yang berpotensi bertambah.
“Kami punya sekitar dua minggu untuk pemulihan, meningkatkan kondisi fisik, dan mempersiapkan paruh kedua musim. Nantinya kami juga akan menghadapi tambahan dua hingga empat pertandingan di AFC, bahkan mungkin lebih,” tutup Hodak.
Dengan kombinasi fokus pemulihan, peningkatan fisik, dan persiapan matang, Persib Bandung bertekad menjaga konsistensi performa demi mewujudkan target utama: menjadi juara Super League 2025/2026 di akhir musim.


