LigaOrion – Bek Sassuolo sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, memberikan respons dewasa setelah nilai pasarnya melonjak tajam di musim Liga Italia 2025/2026. Meski kini menyandang status sebagai pemain Asia Tenggara dengan nilai pasar tertinggi, Idzes menegaskan dirinya tetap fokus pada performa di lapangan.
Jay Idzes menjadi salah satu figur kunci di lini belakang Neroverdi sejak bergabung pada awal musim. Di bawah arahan pelatih Fabio Grosso, bek berusia 25 tahun itu langsung dipercaya mengawal jantung pertahanan Sassuolo dan hampir selalu tampil sebagai starter.
Performa Konsisten Angkat Nilai Pasar Jay Idzes

Penampilan stabil dan konsisten Jay Idzes membuat namanya semakin diperhitungkan di Serie A. Ia tampil disiplin dalam bertahan, kuat dalam duel udara, serta piawai membaca permainan. Tak heran, kontribusinya membuat Sassuolo menjadikannya sebagai aset penting klub.
Berdasarkan pembaruan data pasar terbaru, nilai pasar Jay Idzes kini mencapai 10 juta euro atau sekitar Rp196 miliar. Angka tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan market value tertinggi di Asia Tenggara saat ini.
Jay Idzes Anggap Nilai Pasar Hanya Angka

Meski mencatatkan pencapaian membanggakan, Jay Idzes menolak larut dalam euforia. Ia menilai nilai pasar bukanlah tujuan utama, melainkan konsekuensi dari kerja keras dan performa di lapangan.
“Jujur, itu hal yang bagus, tetapi saya tidak terlalu memikirkannya. Pada akhirnya, itu hanya angka. Yang terpenting adalah apa yang ditunjukkan di lapangan,” ujar Jay Idzes.
Menurutnya, nilai pasar akan meningkat dengan sendirinya apabila seorang pemain mampu tampil konsisten dan memberi dampak nyata bagi tim.
Soroti Perkembangan Pemain Timnas Indonesia di Eropa
Jay Idzes juga menyoroti perkembangan positif para pemain Timnas Indonesia lainnya yang kini berkarier di luar negeri. Ia menyebut sejumlah nama seperti Calvin Verdonk, Maarten Paes, Ole Romeny, hingga Kevin Diks sebagai contoh pemain yang terus menunjukkan kemajuan.
“Bukan hanya saya, banyak pemain Indonesia lain yang berkembang. Ada yang bermain di klub-klub besar Eropa, bahkan yang bermain di Indonesia juga menunjukkan peningkatan level,” jelasnya.
Optimistis Masa Depan Timnas Indonesia
Bek bertubuh jangkung tersebut menilai kondisi ini menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola nasional. Menurutnya, penyebaran pemain Indonesia di berbagai liga top dunia memberikan dampak besar terhadap kualitas tim nasional.
“Ada pemain yang bermain di Serie A, Bundesliga, Ligue 1, sampai Amerika Serikat. Itu menunjukkan perkembangan yang sangat baik untuk Timnas dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” tutup Jay Idzes.
Dengan performa impresif di level klub dan mentalitas rendah hati, Jay Idzes kini bukan hanya menjadi kebanggaan Sassuolo, tetapi juga simbol kemajuan sepak bola Indonesia di kancah internasional.


