Ligaorion – Nama Maverick Vinales santer dikaitkan dengan promosi ke Red Bull KTM Factory Racing sebagai pengganti Pedro Acosta untuk musim MotoGP 2027. Rumor ini muncul menyusul ketidakpastian masa depan Acosta, yang dikabarkan mulai tertarik dengan proyek Ducati.

Sejak akhir 2024, Acosta dikabarkan menjalin komunikasi dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team dan belakangan muncul spekulasi bakal pindah ke Ducati Lenovo Team, menggantikan Pecco Bagnaia. Rumor ini memicu langkah antisipasi dari kubu KTM untuk menyiapkan pengganti potensial, dan Vinales muncul sebagai kandidat utama.
KTM Ambil Langkah Cepat
Media Diario AS melaporkan, KTM sudah menghapus Acosta dari daftar utama mereka dan mulai merencanakan struktur tim untuk musim depan. Vinales, yang saat ini membela tim satelit Tech 3, diyakini siap naik menjadi rider nomor satu pabrikan Austria pada 2027.
“Mereka telah mencoretnya (Acosta) dari daftar. Jadi, apa yang harus dilakukan? Mencari pengganti. Makin andal makin baik, dan mereka telah menemukannya,” tulis Diario AS.
Peran Vinales dalam Menyelamatkan KTM
Maverick Vinales bergabung dengan KTM pada 2025, saat performa motor RC16 sempat diprediksi menurun tajam menyusul isu finansial dan teknis pabrikan. Namun, Vinales justru menunjukkan performa solid dan konsisten, bahkan sebelum mengalami cedera bahu akibat kecelakaan di Seri Jerman.
Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, memuji kontribusi Vinales yang berhasil membuktikan potensi RC16 di papan atas MotoGP.
“Maverick menyelamatkan kami. Para rider mulai berpikir motor kami tidak bagus, dan kala itu kami tak punya perangkat baru apa pun. Namun, Maverick terus-terusan bilang motor kami cukup baik untuk naik podium,” ungkap Beirer via Speedweek (17/1/2026).
Jalan Terbuka untuk Vinales
Jika rumor ini benar, promosi Vinales ke tim pabrikan akan menjadi langkah strategis KTM untuk menjaga konsistensi tim di papan atas MotoGP. Sementara itu, keputusan final Acosta soal masa depannya masih dinanti, dengan perhatian dunia balap tertuju pada siapa yang akan mengisi posisi kritis di kubu KTM.


