Ligaorion – Masa depan Steve Kerr bersama Golden State Warriors semakin menjadi sorotan. Pelatih berusia 59 tahun itu kini memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda perpanjangan kerja sama. Situasi tersebut memicu spekulasi bahwa Kerr berpotensi meninggalkan Bay Area setelah musim NBA 2025/2026 berakhir.
Kerr sendiri masih memilih bersikap menunggu. Ia sempat menyatakan ingin melihat kondisi tim hingga akhir musim sebelum mengambil keputusan terkait masa depannya.
Dari Pelatih Baru Hingga Arsitek Dinasti Warriors
:max_bytes(150000):strip_icc():focal(787x391:789x393)/mark-jackson-080223-1-bc7b27e3ecbe4b10b824a6205e097563.jpg)

Steve Kerr mulai menukangi Warriors pada musim NBA 2014/2015 dengan menggantikan Mark Jackson. Meski kala itu belum memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala, Kerr langsung memberikan dampak besar.
Pada musim perdananya, Warriors sukses menjuarai NBA setelah menaklukkan Cleveland Cavaliers di Final 2015. Sejak saat itu, Kerr mengubah Warriors menjadi kekuatan dominan di liga.
Era Keemasan yang Sulit Terlupakan


Dengan memaksimalkan potensi Stephen Curry, serta didukung Klay Thompson, Draymond Green, dan Andre Iguodala, Kerr membangun sistem permainan yang revolusioner.
Puncaknya terjadi pada musim 2015/2016 ketika Warriors mencatat rekor terbaik sepanjang masa dengan 73 kemenangan dan 9 kekalahan. Di bawah kepemimpinannya, Warriors tampil di Final NBA lima musim beruntun dan meraih tiga gelar juara dalam periode tersebut. Secara keseluruhan, Kerr mempersembahkan empat gelar NBA dalam delapan musim.
Era Keemasan Mulai Berakhir



Namun, masa kejayaan itu perlahan memudar. Satu per satu pemain kunci era emas Warriors meninggalkan tim, mulai dari Andre Iguodala, Jordan Poole, hingga Klay Thompson.
Saat ini, hanya Stephen Curry dan Draymond Green yang masih tersisa sebagai fondasi utama tim. Banyak pihak menilai, berakhirnya era pemain inti juga bisa beriringan dengan berakhirnya masa kepelatihan Kerr.
Laporan Internal Perkuat Rumor Kepergian Kerr
Spekulasi kepergian Kerr diperkuat oleh laporan Logan Murdock dari The Ringer. Disebutkan bahwa sejumlah asisten pelatih meyakini Kerr tidak akan kembali melatih Warriors pada musim depan.
Kerr sendiri dinilai enggan membicarakan kontrak baru lebih awal. Pada September lalu, ia menyatakan ingin menunggu hingga akhir musim sebelum mengambil keputusan penting.
Situasi Tim Warriors Sedang Tidak Ideal

Jika benar Kerr meninggalkan Warriors, kepergiannya bisa terjadi di tengah kondisi tim yang kurang menguntungkan. Warriors harus kehilangan Jimmy Butler hingga akhir musim akibat cedera ACL.
Absennya Butler berdampak besar. Warriors menelan dua kekalahan beruntun, termasuk saat takluk 114-123 dari Dallas Mavericks dan sebelumnya kalah telak 127-145 dari Toronto Raptors.
Ancaman Gagal ke Papan Atas Klasemen
Tanpa opsi pencetak angka kedua yang konsisten selain Stephen Curry, Warriors terlihat lebih rentan. Saat ini, mereka mencatat rekor 25 kemenangan dan 21 kekalahan, menempati posisi kedelapan klasemen Wilayah Barat.
Situasi tersebut membuat Warriors terancam harus melalui jalur play-in. Mereka juga terus dibayangi Portland Trail Blazers dan Los Angeles Clippers yang siap menyalip kapan saja.
Akhir Era Steve Kerr di Depan Mata?
Musim ini bisa menjadi momen penentuan bagi Warriors dan Steve Kerr. Jika hasil akhir tidak sesuai harapan, bukan tidak mungkin perpisahan akan terjadi, menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah NBA.


