MU Tegaskan Jalur Akademi Tetap Jadi Prioritas
Manchester United kembali menegaskan identitasnya sebagai klub yang memberi ruang besar bagi talenta muda. Kali ini, sorotan tertuju pada keputusan staf pelatih yang mengajak pemain berusia 15 tahun, JJ Gabriel, mengikuti sesi latihan tim utama di Carrington.
Langkah tersebut terjadi dalam sesi latihan hari Selasa waktu setempat, ketika skuad utama terbelah. Sejumlah pemain inti yang baru tampil di laga sebelumnya mendapat jatah pemulihan, sementara sesi latihan diisi oleh kombinasi pemain senior dan pemain akademi.
JJ Gabriel Bukan Sekadar Penggembira
Kehadiran JJ Gabriel di latihan tim utama bukan keputusan simbolis semata. Penyerang muda ini memang tengah mencuri perhatian berkat performanya di level akademi Manchester United musim ini.

Di usianya yang masih sangat belia, Gabriel telah mencatatkan 11 gol dari 16 penampilan bersama tim akademi. Catatan tersebut membuat klub mulai memperkenalkannya dengan lingkungan sepak bola level tertinggi lebih dini.
Manchester United melihat langkah ini sebagai bagian dari proses jangka panjang, sekaligus pesan jelas bahwa jalur dari akademi ke tim utama tetap terbuka bagi pemain dengan kualitas istimewa.
Sempat Dikaitkan dengan Piala FA
Nama Gabriel sempat masuk dalam pembicaraan jelang ajang Piala FA. Dengan usia yang sudah memenuhi syarat regulasi, muncul spekulasi bahwa sang wonderkid berpeluang masuk daftar pemain cadangan.
Namun, rencana tersebut urung terwujud setelah Manchester United tersingkir lebih awal. Untuk saat ini, Gabriel diproyeksikan tetap fokus berkembang di kompetisi akademi sambil menunggu momentum yang tepat.
Pecahkan Rekor Usia di FA Youth Cup

Nama JJ Gabriel semakin dikenal luas sejak mencatatkan sejarah di FA Youth Cup. Ia menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk Manchester United di ajang tersebut sejak pencatatan resmi dimulai pada musim 2006/2007.
Gabriel tampil sebagai starter saat menghadapi Peterborough dan mencetak gol penentu kemenangan 1-0 di Old Trafford. Saat itu, usianya baru 15 tahun, dua bulan, dan tiga hari—melampaui rekor sebelumnya.
Pujian Datang dari Internal Klub
Perkembangan pesat Gabriel juga mendapat pengakuan dari lingkungan internal Manchester United. Manajer tim U-18, Darren Fletcher, memberikan pujian tinggi terhadap etos kerja dan kecintaan sang pemain pada sepak bola.
Menurut Fletcher, Gabriel dikenal sebagai pemain yang menikmati proses latihan, nyaman menguasai bola, dan berani mengekspresikan diri di lapangan—atribut penting bagi seorang penyerang modern.
Masa Depan Cerah di Old Trafford
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
Meski belum memungkinkan tampil di Liga Premier, Manchester United menilai JJ Gabriel sebagai aset masa depan yang patut dijaga dan dikembangkan dengan sabar.
Langkah memperkenalkannya ke tim utama sejak usia 15 tahun menjadi sinyal kuat bahwa Setan Merah kembali serius membangun fondasi dari akademi—sebuah tradisi yang telah melahirkan banyak bintang besar di Old Trafford.


