Liverpool tengah menghadapi situasi sulit di sektor pertahanan jelang lanjutan Liga Inggris. Jumlah bek tengah senior The Reds semakin menipis, seiring badai cedera dan keterbatasan rotasi pemain yang tersedia di dalam skuad.

Sebelumnya, Liverpool sempat menambah amunisi dengan mendatangkan Giovanni Leoni dari Parma. Namun, bek muda asal Italia tersebut mengalami cedera lutut serius dan dipastikan harus menepi hingga akhir musim. Kondisi ini membuat opsi di jantung pertahanan semakin terbatas.

Situasi tersebut memaksa pelatih Arne Slot berpikir ekstra keras demi menjaga stabilitas lini belakang di tengah jadwal kompetisi yang padat. Pada laga Liga Inggris akhir pekan lalu, Liverpool bahkan hanya mampu membawa tiga bek tengah senior ke dalam skuad pertandingan.
Liverpool Bidik Marc Guehi sebagai Solusi Ideal

Di tengah keterbatasan tersebut, isu transfer mulai menguat. Liverpool dikabarkan telah menentukan arah untuk solusi jangka menengah dengan membidik Marc Guehi, bek andalan Crystal Palace.
Guehi diproyeksikan bergabung pada musim panas 2026 dengan status bebas transfer, menyusul kontraknya yang akan berakhir. Manajemen Liverpool menilai langkah menunggu hingga kontrak habis sebagai opsi paling realistis dan efisien.
Meski demikian, laporan menyebutkan bahwa Liverpool sebenarnya tertarik mendatangkan Guehi lebih cepat. Namun, hingga kini The Reds masih bersikap sabar sambil memantau perkembangan situasi.
Menurut laporan media Inggris, Liverpool termasuk dalam empat klub yang terus mengamati kondisi Guehi. Akan tetapi, ketertarikan Manchester City berpotensi menjadi faktor penentu. Jika City bergerak agresif pada Januari 2026, Liverpool bisa saja mengubah rencana demi mengamankan target utama mereka.
Arne Slot Andalkan Opsi Darurat di Lini Belakang
Sambil menunggu waktu yang tepat di bursa transfer, Arne Slot harus memaksimalkan sumber daya yang ada. Saat ini, Liverpool hanya memiliki enam pemain bertahan untuk mengisi empat posisi di lini belakang.




Dalam beberapa pertandingan, Ryan Gravenberch kerap ditarik lebih dalam untuk membantu pertahanan saat tanpa bola, sebelum kembali naik ke lini tengah ketika Liverpool menguasai permainan. Wataru Endo juga menjadi opsi alternatif karena pengalaman bermain sebagai bek tengah, meski jarang digunakan Slot dalam peran tersebut.
Opsi lainnya adalah menggeser Andrew Robertson ke posisi lebih sentral, meskipun langkah ini dinilai berisiko. Selain itu, Liverpool juga bisa memberi kepercayaan kepada pemain akademi seperti Amara Nallo untuk menutup kekosongan yang ada.
Dengan kondisi pertahanan yang rapuh, setiap pertandingan kini menjadi ujian besar bagi Liverpool. Keputusan di bursa transfer mendatang diprediksi akan sangat menentukan arah The Reds dalam menjaga konsistensi performa di level tertinggi.


