Ligaorion – Performa Christian Pulisic Mandek di 2026, AC Milan Kehilangan Daya Gedor

Awal Tahun Sulit bagi Christian Pulisic

Christian Pulisic: US captain scores sensational goal on AC Milan debut |  CNN

Bersama AC Milan, Christian Pulisic menjalani awal 2026 dengan kondisi yang jauh dari kata ideal. Winger andalan Rossoneri itu belum mampu menyumbang satu gol pun di ajang Serie A sepanjang tahun ini.

Dalam delapan pertandingan liga yang sudah dilakoni Milan pada 2026, kontribusi gol Pulisic masih nol. Situasi ini tentu mengejutkan jika dibandingkan dengan performanya yang impresif pada paruh pertama musim.

Kontras dengan Paruh Pertama Musim

Serie A 2024/25: the big matches | AC Milan

Produktivitas terakhir Pulisic di Serie A tercatat pada akhir Desember 2025, ketika ia membantu Milan meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Verona. Saat itu, pemain asal Amerika Serikat tersebut tampil tajam dan konsisten.

Di awal musim, Pulisic bahkan sempat menjadi motor serangan utama Milan. Ia mengoleksi delapan gol dan dua assist hanya dalam 11 laga liga, sebuah catatan yang menegaskan peran krusialnya di sisi sayap berkat kecepatan dan kemampuan penetrasi.

Cedera Jadi Penghambat Konsistensi

Performa apik tersebut mulai terganggu ketika Pulisic mengalami cedera hamstring saat membela tim nasional Amerika Serikat pada Oktober. Cedera itu memaksanya menepi sekitar satu bulan dan memutus ritme permainannya.

Meski sempat kembali dalam kondisi yang cukup baik, masalah kebugaran lain berupa bursitis kembali mengganggu. Sejak Januari, Pulisic baru dua kali dipercaya tampil sebagai starter di Serie A dan hanya dua kali bermain penuh dari delapan laga liga yang dijalani Milan.

Dampak ke Posisi AC Milan di Klasemen

Christian Pulisic hailed as 'very intelligent' as Sergio Conceicao  highlights USMNT star's versatility after inspiring AC Milan's comeback win  against Lecce | Goal.com US

Kondisi fisik yang belum stabil membuat Pulisic beberapa kali harus memulai laga dari bangku cadangan. Minimnya menit bermain jelas berpengaruh pada sentuhan bola dan ketajamannya di depan gawang.

Media Italia menyoroti beberapa peluang emas yang gagal dimaksimalkan Pulisic, termasuk saat Milan menghadapi Parma dan Fiorentina. Kekalahan kandang 0-1 dari Parma membuat Rossoneri tetap berada di peringkat kedua klasemen, tertinggal 10 poin dari Inter di puncak.

Masa Depan Pulisic di Milan

Pulisic sendiri masih memiliki kontrak bersama AC Milan hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu musim. Manajemen dan suporter tentu berharap kondisi fisiknya segera pulih agar sang winger bisa kembali ke performa terbaik dan membantu Milan menjaga persaingan di Serie A.

Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, kebangkitan Pulisic akan menjadi salah satu kunci penting bagi Rossoneri di sisa musim ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *