AS Roma sukses menjaga asa bersaing di papan atas Liga Italia setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Cagliari. Tambahan tiga poin ini membuat Giallorossi kini menyamai perolehan poin Juventus yang berada di posisi keempat klasemen sementara.
Hasil positif Roma terasa semakin berarti karena datang tepat setelah Juventus gagal menang usai ditahan imbang Lazio dengan skor 2-2 sehari sebelumnya. Situasi tersebut membuka kembali peta persaingan menuju zona Liga Champions.
Donyell Malen Tampil Gemilang dengan Brace Perdana
Bintang kemenangan Roma pada laga ini adalah Donyell Malen. Penyerang anyar asal Belanda tersebut tampil tajam dengan mencetak dua gol sekaligus, sekaligus menorehkan brace pertamanya bersama Serigala Ibu Kota.

Penampilan Malen terasa spesial karena ia menjadi pembeda di tengah kondisi skuad Roma yang tidak ideal. Absennya sejumlah pemain penting tidak menghalangi Roma untuk tampil efektif dan disiplin.
Roma Menang di Tengah Krisis Pemain
AS Roma harus menjalani laga ini dengan skuad yang cukup pincang. Paulo Dybala, Robinio Vaz, dan Mario Hermoso tidak bisa tampil, sementara Gianluca Mancini tetap bermain meski harus mengenakan masker pelindung usai menjalani operasi hidung.



Di sisi lain, Cagliari datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih tiga kemenangan beruntun atas Juventus, Fiorentina, dan Verona. Namun, kualitas individu pemain Roma menjadi faktor pembeda utama.
Gol Indah Malen Bakar Semangat Olimpico
Gol pembuka Roma lahir dari momen cerdas Donyell Malen yang memanfaatkan umpan terobosan Gianluca Mancini dari sisi kanan. Dari sudut sempit, Malen dengan tenang mencungkil bola melewati kiper Elia Caprile.

Gol tersebut menjadi gol pertamanya di depan publik Stadio Olimpico dan langsung mengangkat intensitas permainan Roma.
Gol Kedua Kunci Kemenangan Roma
Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua. Kali ini, Zeki Celik mengirimkan umpan matang dari sisi kanan yang diselesaikan Malen dari jarak dekat di tengah kepungan pemain bertahan Cagliari.
Dua gol tersebut memastikan Roma mengunci kemenangan tanpa banyak celah bagi tim tamu untuk bangkit.
Gasperini Puji Malen dan Mentalitas Tim
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, memberikan pujian tinggi atas performa Donyell Malen. Ia bahkan menilai karakter bermain sang striker mengingatkannya pada legenda Italia, Gianluca Vialli.
Menurut Gasperini, Roma menunjukkan respons mental yang sangat baik setelah kekalahan di pekan sebelumnya.
Debut Bryan Zaragoza Tambah Variasi Serangan
Selain Malen, laga ini juga menjadi momen debut bagi Bryan Zaragoza. Masuk sebagai pemain pengganti, Zaragoza langsung memberi dampak lewat umpan silang berbahaya yang hampir berbuah gol melalui percobaan akrobatik Malen.
Kehadirannya menambah opsi serangan Roma yang kini terlihat semakin variatif.
Cagliari Sempat Mengancam Lewat Sulemana
Meski kalah, Cagliari sempat memberikan ancaman serius. Pada menit ke-79, tembakan jarak jauh Ibrahim Sulemana hampir membobol gawang Roma, namun bola hanya membentur mistar dan gagal mengubah jalannya laga.
Momen tersebut menjadi peluang terbaik Cagliari sepanjang pertandingan.
Roma Percaya Diri Tatap Sisa Musim
Gasperini menutup laga dengan optimisme tinggi terhadap potensi Donyell Malen di sisa musim. Ia yakin sang striker akan terus menambah pundi-pundi gol jika mendapat suplai yang tepat.
Dengan performa yang kian solid dan kedalaman skuad yang mulai terbentuk, AS Roma kini kembali menjadi ancaman serius dalam perebutan posisi empat besar Serie A.


