LigaOrion – Performa gemilang mulai ditunjukkan oleh bek muda Belgia, Koni De Winter, bersama AC Milan pada musim 2025/2026. Pemain berusia muda tersebut kini berkembang menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini pertahanan Rossoneri dan mulai mendapat kepercayaan penuh dari tim pelatih.
Tampil Solid Saat Derby Kontra Inter Milan
Koni De Winter kembali menunjukkan kualitasnya saat AC Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas rival sekota, Inter Milan, pada pekan ke-28 Serie A. Dalam pertandingan penting tersebut, De Winter tampil penuh selama 90 menit dan menjadi sosok krusial dalam menjaga soliditas lini belakang Milan.

Penampilannya di laga derby ini sekaligus memperpanjang tren positifnya bersama Rossoneri. Bek asal Belgia itu tercatat bermain penuh dalam sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir AC Milan di kompetisi Serie A.
Awal Kedatangan yang Sempat Diragukan
Perjalanan De Winter di San Siro sebenarnya tidak selalu berjalan mulus. Ketika AC Milan merekrutnya dari Genoa CFC pada bursa transfer musim panas dengan nilai sekitar €20 juta, banyak pihak meragukan keputusan tersebut.

Transfer itu menjadi sorotan karena Milan sebelumnya melepas Malick Thiaw dengan nilai transfer hampir dua kali lipat. Sejumlah pengamat menilai Rossoneri seharusnya mencari bek yang lebih berpengalaman atau memiliki reputasi besar di kompetisi Eropa.
Keraguan tersebut semakin muncul setelah beberapa penampilan awal De Winter yang dinilai belum stabil.
Momen Sulit di Supercoppa Italiana
Salah satu momen paling sulit bagi De Winter terjadi pada ajang Supercoppa Italiana yang berlangsung di Riyadh. Dalam pertandingan melawan Napoli, ia harus menghadapi tekanan besar saat berduel dengan striker tajam Rasmus Hojlund.
Pada laga tersebut, De Winter mengalami malam yang cukup berat dan sempat dianggap gagal memenuhi ekspektasi. Bahkan, banyak yang menilai pertandingan itu bisa mengancam peluangnya untuk menjadi starter reguler di AC Milan.
Kepercayaan Massimiliano Allegri Berbuah Manis
Namun situasi berubah ketika pelatih Massimiliano Allegri tetap memberikan kepercayaan kepada sang pemain, terutama saat Milan mengalami krisis cedera di sektor pertahanan.
Keputusan itu terbukti tepat. Sejak pertandingan di Riyadh tersebut, De Winter tampil sebagai starter dalam 12 dari 14 pertandingan AC Milan di semua kompetisi. Dua laga lainnya ia jalani sebagai pemain pengganti.
Dalam periode tersebut, Rossoneri berhasil mencatatkan tujuh clean sheet dan memperlihatkan peningkatan signifikan dalam organisasi pertahanan.
Statistik De Winter Tunjukkan Performa Konsisten
Secara individu, performa Koni De Winter juga sangat impresif. Ia berhasil mencatatkan satu gol dan satu assist sepanjang periode tersebut.
Selain kontribusi langsung dalam menyerang, De Winter juga tampil dominan dalam aspek defensif dengan rata-rata:
- 3,8 aksi bertahan per pertandingan
- 2,9 bola berhasil direbut kembali
- Lebih dari 3 tekel sukses per laga
- Hampir 2 duel udara dimenangkan setiap pertandingan
Statistik tersebut menunjukkan bahwa De Winter tidak hanya berkembang sebagai bek yang tangguh, tetapi juga menjadi pemain penting dalam sistem permainan AC Milan.
Pilar Masa Depan Pertahanan Milan
Dengan performa yang terus meningkat, Koni De Winter kini mulai dianggap sebagai salah satu pilar masa depan pertahanan AC Milan. Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu bek terbaik di Serie A dalam beberapa musim ke depan.
Perjalanan De Winter bersama Rossoneri menjadi bukti bahwa kepercayaan pelatih dan kerja keras pemain dapat mengubah keraguan menjadi keberhasilan di level tertinggi sepak bola Italia.


