LigaOrion – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, menunjukkan kebangkitan impresif pada awal MotoGP 2026. Meski kembali ke papan atas dengan raihan podium di Sprint dan Grand Prix Brasil serta Amerika Serikat, Martin memilih tetap merendah dan realistis.
Setelah melewati musim 2025 yang sulit akibat cedera parah hingga harus absen dalam 14 seri, performa Martin musim ini menjadi kejutan tersendiri. Ia bahkan sempat mempertimbangkan meninggalkan Aprilia, namun kini keputusan untuk bertahan terbukti tepat.
Bangkit dari Cedera, Martin Tak Ingin Terburu-buru
Dalam pernyataannya, Martin mengaku cukup terkejut dengan kondisi fisiknya yang mampu kembali kompetitif di awal musim. Meski belum sepenuhnya pulih, ia sudah mampu bersaing di posisi yang sebelumnya sulit ia capai.

Namun, pembalap asal Spanyol itu tidak ingin terlalu ambisius. Ia memilih fokus pada konsistensi dengan target utama finis dan mengumpulkan poin di setiap balapan.
Pendekatan ini dinilai penting mengingat persaingan MotoGP yang sangat ketat, terutama saat seri memasuki Eropa, termasuk balapan di Circuito de Jerez yang dikenal sebagai salah satu trek favorit tim-tim besar.
Waspadai Kebangkitan Rival
Martin juga menyadari bahwa dominasi tim-tim kuat seperti Ducati berpotensi kembali saat balapan digelar di Eropa. Hal ini membuatnya semakin berhati-hati dalam menentukan target.

Alih-alih mengejar kemenangan di setiap seri, ia lebih memilih menjaga ritme performa dan menghindari risiko yang bisa menghambat proses pemulihan.
Target Besar Disimpan untuk Akhir Musim
Menariknya, Martin mengungkapkan bahwa ia baru akan meningkatkan ambisi saat memasuki paruh akhir musim. Ia menilai periode tersebut biasanya menjadi momen terbaiknya untuk tampil maksimal.

Untuk saat ini, ia ingin menikmati setiap hasil positif yang diraih, termasuk podium yang sudah melampaui ekspektasi awalnya.
Kebangkitan Jorge Martin bersama Aprilia menjadi salah satu cerita menarik di MotoGP 2026. Dengan pendekatan yang lebih matang dan realistis, ia berpotensi kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.


