
LIGAORION – Bintang Boston Celtics, Jaylen Brown, harus menerima sanksi denda dari NBA setelah melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit dalam kekalahan timnya dari San Antonio Spurs. Brown didenda sebesar 35 ribu dolar AS akibat pernyataan publik yang menilai kinerja wasit tidak konsisten.
Insiden ini bermula dari kekalahan Celtics dengan skor tipis 95-100 atas Spurs pada Sabtu (10/1) waktu Amerika Serikat. Salah satu sorotan utama dalam laga tersebut adalah timpangnya jumlah tembakan gratis. San Antonio tercatat memperoleh 20 percobaan free throw, sementara Boston hanya mendapat empat kesempatan dari garis amal.
Jaylen Brown tampil impresif dengan torehan 27 poin, namun tidak mendapatkan satu pun tembakan gratis sepanjang pertandingan. Kondisi ini memicu kekecewaan sang pemain, yang merasa perlakuan wasit tidak adil di kedua sisi lapangan.
Kritik Terbuka Jaylen Brown

Usai laga, Brown secara terbuka menyebut salah satu wasit, Curtis Blair, dan mengeluhkan inkonsistensi standar pelanggaran yang diterapkan.
“Saya sangat frustrasi dengan cara pertandingan ini dipimpin,” ujar Brown kepada media.
“Jika kami tidak diberi tembakan gratis, sementara lawan diizinkan bermain fisik, maka sangat sulit untuk menang. Kami hanya mendapat empat free throw dan kalah dengan selisih empat poin. Saya bahkan tidak mendapatkan satu pun tembakan gratis malam ini.”
Brown juga menegaskan bahwa perbedaan perlakuan tersebut sering ia rasakan saat menghadapi tim-tim kuat.
“Setiap kali kami melawan tim bagus, selalu saja seperti ini. Keputusan di satu sisi sangat ringan, sementara di sisi lain pelanggaran sentuhan langsung dihukum. Ini sangat membuat frustrasi,” tambahnya.
Respons NBA dan Denda Resmi
NBA menanggapi pernyataan tersebut pada Senin (12/1) waktu AS dengan menjatuhkan denda 35 ribu dolar AS kepada Brown. Liga menilai komentar Brown, termasuk unggahan di media sosial yang menyebut dirinya “muak”, sebagai kritik terbuka terhadap kinerja wasit, yang melanggar aturan NBA.
Menanggapi sanksi tersebut, Brown mengaku siap menerimanya.
“Saya akan menerima dendanya,” kata Brown.
“Tapi menurut saya apa yang terjadi di pertandingan itu tidak masuk akal. Saya berharap ada yang benar-benar memutar ulang rekaman pertandingannya.”
Statistik dan Dampak Kekalahan
Secara total, jumlah pelanggaran tidak terlalu timpang, dengan Celtics melakukan 18 pelanggaran dan Spurs 13 pelanggaran. Namun, mayoritas pelanggaran Boston berujung pada free throw, yang akhirnya menjadi faktor penentu kemenangan Spurs.
Brown sendiri melakukan empat pelanggaran, terbanyak di antara pemain dalam laga tersebut.
Kekalahan ini membuat rekor Boston Celtics turun menjadi 24 kemenangan dan 14 kekalahan. Meski begitu, posisi Celtics di papan atas Wilayah Timur masih cukup aman, terutama mengingat mereka tampil tanpa Jayson Tatum yang tengah mengalami cedera.
Jaylen Brown di Musim Terbaik Kariernya
Terlepas dari kontroversi tersebut, Jaylen Brown sedang menjalani musim terbaik dalam kariernya. Ia mencatatkan rata-rata 29,5 poin per pertandingan dan memimpin NBA dalam jumlah percobaan tembakan dua poin dengan rata-rata 16,1 attempt per gim.
Sejak absennya Tatum, peran Brown semakin krusial bagi Celtics, baik sebagai opsi serangan utama maupun pemimpin di lapangan.


