Inter Milan sukses membawa pulang tiga poin penting saat bertandang ke markas Cremonese pada lanjutan Serie A musim 2025/2026. Bermain di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2) dini hari WIB, Nerazzurri menang dengan skor 2-0 dan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Inter di tengah jadwal padat dan sejumlah pemain inti yang harus absen karena cedera.
Kondisi Tim: Kedua Kubu Tidak Tampil Penuh
Cremonese menghadapi laga ini dengan kondisi tidak ideal. Antonio Sanabria dan Warren Bondo harus absen akibat cedera, membuat opsi di lini depan dan tengah menjadi terbatas.


Inter Milan juga datang tanpa kekuatan penuh. Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu tidak masuk dalam daftar pemain karena masalah kebugaran. Meski begitu, kedalaman skuad Inter tetap mampu menjaga kualitas permainan.

Gol Cepat Lautaro Martinez Buka Keunggulan
Inter langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan yang dibangun membuahkan hasil pada menit ke-16. Umpan akurat Federico Dimarco dari sisi kiri disambut sundulan Lautaro Martinez yang gagal diantisipasi kiper Cremonese.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Inter. Lautaro, yang mengenakan ban kapten, merayakan golnya dengan selebrasi emosional yang menyita perhatian publik stadion.
Zielinski Gandakan Skor di Babak Pertama
Keunggulan Inter bertambah pada menit ke-31. Serangan kali ini dibangun dari sisi kanan, diakhiri dengan umpan matang Luis Henrique yang diselesaikan dengan sempurna oleh Piotr Zielinski.

Skor 2-0 bertahan hingga jeda dan membuat Inter berada dalam posisi sangat nyaman untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Insiden Flare Warnai Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Sebuah insiden terjadi pada menit ke-49 ketika lemparan flare dari tribune mengenai kiper Cremonese, Emil Audero. Penjaga gawang asal Indonesia tersebut sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya mampu melanjutkan pertandingan.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, melakukan beberapa rotasi guna menjaga kebugaran pemain. Sementara itu, Davide Nicola mencoba menghidupkan serangan Cremonese dengan memasukkan Mikayil Faye dan Milan Djuric.
Inter Efektif, Cremonese Gagal Manfaatkan Peluang
Cremonese sebenarnya mampu memberikan perlawanan dengan mencatatkan sembilan percobaan sepanjang laga. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.
Di sisi lain, Inter tampil lebih efisien. Dari total 15 tembakan yang dilepaskan, dua di antaranya berbuah gol dan cukup untuk memastikan kemenangan tanpa kebobolan.
Posisi Klasemen Kian Menguntungkan Inter
Hasil ini membuat Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 55 poin, unggul delapan angka dari AC Milan di posisi kedua.
Sementara itu, Cremonese harus puas tertahan di peringkat ke-16 dengan raihan 23 poin, dan masih harus berjuang keras menjauh dari zona degradasi.


