LigaOrion – Giannis Antetokounmpo kembali membuktikan dirinya sebagai momok bagi LeBron James. Forward andalan Milwaukee Bucks itu tampil krusial di menit-menit akhir untuk membawa timnya bangkit dan menundukkan Los Angeles Lakers dengan skor 105-101, Jumat malam (9/1) waktu Amerika Serikat.
Giannis menjadi penentu kemenangan lewat dua momen defensif beruntun di fase krusial. Ia memblok percobaan layup LeBron, lalu mencuri bola darinya pada possession berikutnya, memastikan Bucks mengamankan kemenangan kelima dalam tujuh laga terakhir.
Kekalahan Krusial Pertama Lakers Musim Ini

Hasil ini menjadi kekalahan krusial pertama Lakers musim 2025–2026, sekaligus kekalahan dengan selisih satu digit pertama mereka musim ini. Rekor Los Angeles kini turun menjadi 23-13, dengan enam kekalahan dalam 10 pertandingan terakhir.
Selama tiga kuarter awal, Lakers bertumpu pada Luka Dončić untuk menjaga asa kemenangan. LeBron James sendiri tampil kurang maksimal, sehari setelah absen karena perawatan nyeri panggul dan radang sendi kaki.
Memasuki kuarter keempat, LeBron mulai menemukan ritmenya dibantu Dalton Knecht, serta peningkatan intensitas pertahanan Lakers. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk membendung Bucks di Crypto.com Arena.
Duel Bintang: Giannis Menang di Momen Penentuan

Dončić mencatatkan 24 poin dan 9 assist, meski hanya memasukkan 8 dari 25 tembakan. Ia juga harus keluar lapangan setelah terkena pelanggaran saat Kevin Porter Jr. mencoba tembakan tripoin dengan sisa waktu 16,2 detik.
LeBron nyaris mencetak triple-double dengan 26 poin, 10 assist, dan 9 rebound, namun Giannis berhasil memenangkan duel langsung di saat-saat paling krusial.
Kevin Porter Jr. tampil solid dengan 22 poin, termasuk empat tembakan bebas penting di menit terakhir. Dua di antaranya tercipta setelah Giannis memblok upaya LeBron dengan sisa 39 detik, sebelum steal terakhir Antetokounmpo memastikan kemenangan Bucks.
Giannis menutup laga dengan 21 poin, menjadi catatan terendahnya sejak kembali dari cedera otot betis kanan, namun kontribusinya di pertahanan menjadi pembeda.
Lakers Gagal Redam Dominasi Giannis

Lakers berharap Deandre Ayton mampu menjadi penahan utama Giannis, namun skenario itu tak berjalan sesuai rencana. Ayton hanya mencatatkan 4 poin dan 5 rebound dalam 24 menit, jauh dari ekspektasi.
Pelatih Lakers JJ Redick menegaskan bahwa permainan Bucks selalu berpusat pada Giannis.
“Semuanya berawal dari dia, terutama dalam transisi,” ujar Redick.
Secara statistik, Giannis memang paling berbahaya di area dalam. Ia rata-rata mencetak 20,4 poin di paint area dan 5,4 poin dari transisi, membuat Lakers kesulitan membatasi pergerakannya di seluruh lapangan.
Kabar Cedera Lakers


Lakers masih belum diperkuat Austin Reaves dan Rui Hachimura akibat cedera. Namun Redick memberi sinyal positif bahwa Hachimura, yang mengalami masalah betis, berpeluang kembali bermain awal pekan depan setelah absen enam pertandingan.
Catatan Ligaorion
Milwaukee menunjukkan mental juara lewat pertahanan disiplin di momen krusial, sementara Lakers kembali harus mengevaluasi konsistensi permainan mereka jelang paruh musim NBA 2025–2026.


