LIGAORION – Oklahoma City Thunder tengah melewati fase yang tidak ideal setelah menelan dua kekalahan beruntun. Namun situasi tersebut tidak membuat Shai Gilgeous-Alexander kehilangan ketenangan. Pemain yang menyabet MVP NBA 2025 itu menegaskan bahwa pasang surut performa adalah bagian wajar dari perjalanan panjang sebuah musim.
Thunder baru saja mengalami kekalahan telak 97-124 dari Charlotte Hornets, menyusul hasil negatif sebelumnya saat takluk 105-108 dari Phoenix Suns pada 5 Januari lalu. Meski begitu, Shai menilai kondisi ini bukan alasan untuk bereaksi berlebihan.
“Orang-orang pasti ramai membicarakannya karena kami baru kalah. Tapi saya pernah melewati masa yang jauh lebih sulit dalam karier NBA saya. Jadi tidak ada alasan untuk panik,” ujar Shai, dikutip dari Andscape melalui Marc Spears.
Tetap Puncaki Wilayah Barat
Dua kekalahan tersebut menjadi rangkaian hasil negatif kedua Thunder musim ini, setelah sebelumnya juga sempat kalah beruntun saat menghadapi San Antonio Spurs pada akhir Desember 2025. Meski demikian, posisi Oklahoma City di klasemen belum tergoyahkan.
Thunder masih menjadi tim dengan rekor terbaik di NBA dengan catatan 30-7, kokoh di puncak Wilayah Barat, unggul atas Spurs (25-11) dan Los Angeles Lakers (23-11).

Shai menegaskan bahwa tim tidak pernah memasang ekspektasi untuk tampil sempurna sepanjang musim.
“Kami tahu tidak mungkin menang di setiap pertandingan. Kami tidak berpikir akan mencatat rekor 81-1 atau mengulang musim sempurna seperti sebelumnya. Tapi jelas kami harus terus berkembang,” ujarnya.
Proses Belajar sebagai Juara Bertahan
Menurut pemain asal Kanada tersebut, tekanan justru semakin besar seiring status Thunder sebagai juara bertahan NBA. Setiap tim kini datang dengan persiapan lebih matang untuk menghadapi Oklahoma City.
“Liga terus berkembang. Pemain, pelatih, dan strategi menjadi semakin baik. Kekalahan seperti ini terjadi karena kami belum siap dan belum bermain sebaik yang kami kira. Dari situlah kami belajar,” jelas Shai.
Thunder sendiri meraih gelar juara NBA 2025 setelah menaklukkan Indiana Pacers dalam tujuh gim di partai final. Momentum tersebut berlanjut di awal musim 2025–2026, ketika Thunder membuka kompetisi dengan rekor impresif 24-1.
Namun, performa mereka sedikit menurun dengan lima kekalahan dalam 10 pertandingan terakhir, yang menyoroti sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam eksekusi di momen akhir dan konsistensi menghadapi tim dengan intensitas tinggi.
Siap Bangkit Lawan Jazz

Thunder berpeluang kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Utah Jazz di Paycom Center, Oklahoma City, pada laga berikutnya. Jazz sendiri tengah berada dalam tren negatif dengan empat kekalahan beruntun dan rekor 12-23 musim ini.
Pertandingan tersebut diharapkan menjadi momen kebangkitan bagi Thunder untuk kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara NBA musim ini.


