LigaOrion – Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya akan menjadi ajang adu strategi antar pelatih terbaik dunia, tetapi juga panggung nostalgia bagi sejumlah nama besar yang pernah merasakan langsung ketegangan turnamen tersebut sebagai pemain. Dari Afrika hingga Eropa, banyak pelatih peserta Piala Dunia 2026 yang membawa pengalaman personal dari masa lalu mereka di putaran final.
Pengalaman tersebut kini menjadi modal penting dalam memimpin generasi baru di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Otto Addo dan Sejarah Ghana di 2006
Pelatih Ghana, Otto Addo, merupakan bagian dari skuad Black Stars yang mencetak sejarah di Piala Dunia FIFA 2006 Jerman. Ghana sukses menembus fase gugur pada debut mereka, dengan Addo tampil dalam dua laga fase grup melawan Republik Ceko dan Amerika Serikat. Pengalaman berharga itu kini ia bawa untuk membangun Ghana sebagai kekuatan kompetitif di level dunia.
Javier Aguirre, Saksi Hidup Piala Dunia 1986
Nama Javier Aguirre memiliki kenangan mendalam di Piala Dunia FIFA 1986 saat Meksiko menjadi tuan rumah. Ia selalu menjadi starter hingga perempat final, sebelum timnya tersingkir lewat adu penalti melawan Jerman Barat. Aguirre juga tercatat sebagai pemain Meksiko pertama yang menerima kartu merah di Piala Dunia, sebuah catatan yang kini menjadi bagian sejarah El Tri.
Ancelotti, Broos, dan Generasi Eropa Era 80–90an
Carlo Ancelotti akhirnya mencicipi menit bermain di Piala Dunia FIFA 1990 bersama Italia setelah sebelumnya hanya menjadi bagian skuad. Meski sempat terkendala cedera, ia tetap berkontribusi dalam kemenangan perebutan tempat ketiga.
Sementara itu, Hugo Broos tampil solid bersama Belgia di Piala Dunia 1986 dan membantu timnya finis di peringkat keempat. Menariknya, Broos pernah berhadapan langsung dengan Aguirre di Estadio Azteca—dan kini, puluhan tahun kemudian, keduanya kembali bertemu sebagai pelatih di Piala Dunia 2026.
Cannavaro dan Deschamps, Juara Dunia yang Kini Jadi Arsitek Tim
Fabio Cannavaro menjadi salah satu figur paling ikonik dalam daftar ini. Ia memimpin Italia meraih gelar Piala Dunia FIFA 2006 dan tampil penuh di setiap pertandingan, sebuah prestasi yang membuatnya dianugerahi Bola Perak adidas.
Sementara Didier Deschamps mencatat sejarah unik dengan menjuarai Piala Dunia sebagai pemain (1998) dan pelatih (2018). Statusnya sebagai legenda Prancis menjadikannya salah satu pelatih paling berpengaruh di era modern.
Nama Besar Asia, Afrika, dan Amerika Selatan
Pelatih Mesir Hossam Hassan pernah tampil penuh di Piala Dunia 1990, sementara Hong Myung-bo menjadi ikon Korea Selatan saat membawa negaranya finis keempat pada Piala Dunia 2002, sebuah pencapaian bersejarah di Asia.
Dari Amerika Selatan, Nestor Lorenzo, Mauricio Pochettino, dan Lionel Scaloni sama-sama pernah tampil di Piala Dunia sebagai pemain. Scaloni sendiri kini dikenal sebagai sosok yang membawa Argentina meraih gelar juara dunia 2022.
Generasi Penghubung Masa Lalu dan Masa Depan
Nama-nama lain seperti Ronald Koeman, Tony Popovic, Jamal Sellami, Ståle Solbakken, hingga Pape Thiaw turut melengkapi daftar pelatih dengan latar belakang Piala Dunia sebagai pemain. Mereka menjadi jembatan antara pengalaman klasik dan pendekatan sepak bola modern.
Pengalaman yang Menjadi Keunggulan
Dengan pengalaman langsung di lapangan Piala Dunia, para pelatih ini tidak hanya membawa taktik, tetapi juga pemahaman emosional tentang tekanan, atmosfer, dan tuntutan turnamen. Faktor tersebut diyakini akan menjadi pembeda di Piala Dunia FIFA 2026.
Ikuti terus liputan eksklusif Piala Dunia, profil pelatih, dan berita sepak bola internasional hanya di LigaOrion.


