Como Comeback Dramatis Lawan AS Roma 2-1, Pasukan Fabregas Tembus Empat Besar Serie A

Como Bangkit dan Tumbangkan Roma di Stadio Sinigaglia

Ligaorion Como berhasil meraih kemenangan dramatis saat menjamu AS Roma dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadio Sinigaglia. Tim asuhan Cesc Fabregas sukses membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1 meski sempat tertinggal lebih dulu.

Kemenangan ini sangat penting bagi Como karena membawa mereka naik ke posisi empat besar klasemen sementara Serie A. Sementara bagi Roma, hasil ini membuat mereka harus turun ke peringkat keenam dalam persaingan papan atas Liga Italia musim ini.

Roma Unggul Cepat Lewat Penalti Malen

Pertandingan langsung berjalan panas sejak menit awal. AS Roma berhasil membuka keunggulan cepat pada menit ke-7 melalui titik putih.

Donyell Malen yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Penyerang Roma itu melepaskan tendangan penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Como sehingga tim tamu unggul 1-0.

Why did Malen take the penalty in the Como v Roma match instead of  Pellegrini? | Goal.com

Meski tertinggal lebih dulu, Como tidak kehilangan kepercayaan diri. Tim promosi tersebut tetap tampil agresif dan berusaha menekan lini pertahanan Roma yang bermain cukup disiplin sepanjang babak pertama.

Namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Roma tetap bertahan.

Pergantian Pemain Fabregas Ubah Jalannya Laga

Memasuki babak kedua, pelatih Como Cesc Fabregas melakukan perubahan strategi dengan memasukkan beberapa pemain baru. Keputusan tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan intensitas serangan tuan rumah.

Fabregas admires Como 'maturity' and was surprised by Lecce 3-man defence  gamble

Salah satu pemain pengganti, Tasos Douvikas, langsung memberikan dampak besar. Ia berhasil lolos dari jebakan offside sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang yang gagal dihentikan kiper Roma, Mile Svilar.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan membakar semangat para pendukung Como yang memadati stadion.

Roma Kehilangan Pemain Setelah Kartu Merah

Momentum pertandingan semakin berpihak kepada Como ketika Roma harus bermain dengan sepuluh pemain. Bek Roma, Wesley, menerima kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Assane Diao.

Keputusan wasit tersebut sempat memicu protes dari para pemain Roma karena kontak yang terjadi dinilai cukup minimal. Namun sesuai aturan, VAR tidak dapat membatalkan keputusan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Unggul jumlah pemain membuat Como semakin leluasa mengendalikan jalannya pertandingan.

Diego Carlos Jadi Penentu Kemenangan

Tekanan terus diberikan Como setelah Roma kehilangan satu pemain. Serangan demi serangan dilancarkan terutama melalui sisi sayap yang dipimpin Assane Diao.

Kiper Roma, Mile Svilar, sempat melakukan penyelamatan gemilang dari beberapa peluang tuan rumah. Namun pada satu momen krusial, bola muntah justru jatuh tepat di depan Diego Carlos.

Gallery: Como v Roma - AS Roma

Bek Como tersebut dengan sigap menyambar bola liar dan mengarahkannya ke gawang Roma. Gol tersebut membawa Como berbalik unggul 2-1 sekaligus menjadi gol pertamanya di Serie A.

Menariknya, gol tersebut juga menjadi hadiah ulang tahun yang spesial bagi Diego Carlos.

Como Naik ke Empat Besar Serie A

Setelah tertinggal, Roma mencoba meningkatkan intensitas serangan di sisa waktu pertandingan. Namun pertahanan Como tampil solid dan berhasil menahan setiap upaya tim tamu.

Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berkat kemenangan ini, Como kini menempati posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan raihan 54 poin dari 29 pertandingan. Mereka unggul satu poin dari Juventus di posisi kelima dan tiga poin dari AS Roma yang kini berada di peringkat keenam.

Hasil ini semakin memperkuat peluang Como untuk bersaing di zona Liga Champions pada musim Serie A 2025/2026.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *