
LIGAORION– Sacramento Kings menampilkan salah satu performa terbaik mereka musim ini saat menjamu Dallas Mavericks dalam laga yang disiarkan secara nasional. Meski tampil kompetitif hingga detik akhir, Kings harus kembali menelan kekalahan tipis 98-100 dari Mavericks, Selasa malam (6/1) waktu Amerika Serikat, di Golden 1 Center.
Hasil ini menjadi potret musim berat yang sedang dijalani Sacramento. Dengan rekor 8-29, Kings jarang mampu bertahan dalam persaingan ketat hingga akhir laga. Namun, duel melawan Dallas menghadirkan sejumlah catatan positif, terutama dari sisi pertahanan.
Pertahanan Jadi Fondasi Permainan Kings
Sacramento menunjukkan peningkatan signifikan di lini belakang. Di bawah arahan Doug Christie, Kings berusaha membangun identitas sebagai tim defensif yang agresif dan memanfaatkan transisi cepat. Strategi tersebut terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Mavericks dipaksa hanya mencatatkan 40,6 persen tembakan masuk dari lapangan dan 29,6 persen dari garis tripoin, salah satu performa ofensif terburuk Dallas musim ini. Kings juga unggul dalam poin dari serangan balik dengan skor 30-19, hasil dari tekanan defensif yang konsisten.
Masalah Efisiensi Masih Menghantui
Meski tampil solid dalam bertahan, masalah klasik Kings kembali muncul di sisi ofensif. Sacramento kalah telak dalam poin kesempatan kedua, kebobolan 18 poin sementara mereka hanya mampu mencetak lima poin dari situasi serupa.
Efisiensi tembakan juga menjadi kendala. Kings hanya mencatatkan 42,4 persen field goal dan 29,0 persen tripoin, membuat margin kesalahan mereka sangat kecil meski sudah bermain disiplin di pertahanan.

Cooper Flagg Tangguh, Mavericks Amankan Kemenangan
Di kubu Dallas, Cooper Flagg tampil sebagai motor permainan meski sempat mengalami benturan pada lututnya. Insiden terjadi saat Flagg berada dalam posisi bertahan dan bertabrakan dengan Precious Achiuwa. Pemain berusia 19 tahun itu sempat mendapat perawatan, namun mampu kembali bermain dengan pelindung kaki.
Flagg menunjukkan ketangguhannya dengan mencetak 11 poin setelah insiden, menyelesaikan laga dengan 20 poin dan delapan rebound, sekaligus membantu Dallas tetap tenang di momen krusial.
Kontribusi penting juga datang dari Brandon Williams, yang mencetak tembakan tripoin dari sudut lapangan serta jumper jarak menengah di dua menit terakhir pertandingan. Williams mengakhiri laga dengan 18 poin, sementara Naji Marshall menambahkan 15 poin.
Anthony Davis memang kesulitan menemukan ritme tembakan, hanya memasukkan 7 dari 23 percobaan, namun tetap mencatatkan double-double dengan 19 poin dan 16 rebound.

Mavericks Akhiri Tren Buruk Tandang
Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Dallas. Mavericks sukses mengakhiri tujuh kekalahan beruntun di laga tandang dan memperbaiki rekor mereka menjadi 14-23 musim ini. Tambahan kemenangan ini juga meningkatkan catatan Dallas di laga-laga krusial.
Sementara itu, meski kembali kalah, penampilan Sacramento memberikan secercah harapan bahwa fondasi pertahanan mulai terbentuk—meski pekerjaan rumah di sektor ofensif masih sangat besar.



