Cristiano Ronaldo dan timnas Portugal

Ronaldo Minta Maaf kepada Rekan Portugal, Tegaskan Masih Siap Membela Timnas

LIGAORION – Cristiano Ronaldo menegaskan masih bersedia membela timnas Portugal jika kembali dipanggil, meski hubungannya dengan pelatih Jorge Jesus sempat memanas. Ia juga meminta maaf kepada rekan-rekan setim setelah meninggalkan kamp Portugal.

Pernyataan Ronaldo disampaikan dalam surat lima halaman yang kemudian dibagikan melalui akun media sosialnya. Penyerang Al Nassr itu mengatakan kesiapannya kembali bergantung pada kondisi fisik, penampilan bersama klub, serta hukuman yang mungkin dijatuhkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).

Perselisihan bermula setelah Ronaldo tidak dimainkan dalam kemenangan Portugal 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League pada 27 September. Ia meninggalkan kamp dan menilai Jesus telah mengingkari kesepakatan mereka. Namun, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan keputusan untuk tidak bermain, melainkan perubahan rencana dan sikap pelatih setelah pertandingan.

Ronaldo jelaskan perselisihan dengan Jorge Jesus

Menurut Ronaldo, sebelumnya ada pembicaraan bahwa ia tidak akan bermain dalam laga tersebut. Ia kemudian diminta bersiap untuk tampil selama 30 menit dan menyetujui permintaan itu, meski rencana pemulihan fisiknya semula mengarah pada pertandingan berikutnya. Ronaldo melakukan pemanasan sejak jeda, tetapi akhirnya tidak masuk ke lapangan.

Ronaldo menyebut perselisihan kembali mencuat dalam konferensi pers Jesus pada 29 September, setelah keduanya sepakat untuk menyelesaikan persoalan melalui komentar yang telah dibicarakan sebelumnya. Ia merasa sikap dan pernyataan Jesus di hadapan media berbeda dari pembicaraan pribadi mereka.

Jesus merespons pernyataan Ronaldo pada Selasa. Ia mengatakan baru kembali dari Leiria dan akan membaca surat tersebut, tanpa memberikan komentar lebih lanjut saat itu.

Ronaldo akui kesalahan dan siap menerima sanksi

Meski menyampaikan keberatannya kepada Jesus, Ronaldo mengakui seharusnya ia tidak meninggalkan kamp. Ia meminta maaf kepada rekan-rekan setim dan masyarakat Portugal, serta menyatakan tanggung jawab atas tindakannya sepenuhnya berada pada dirinya.

Ronaldo juga meminta FPF menilai dan menjatuhkan hukuman tanpa keringanan. Ia menilai statusnya sebagai kapten seharusnya menjadi faktor yang memperberat konsekuensi, bukan alasan untuk mendapat perlakuan khusus.

Pemain berusia 41 tahun itu belum ingin mengakhiri karier internasional atau menjalani laga perpisahan dalam waktu dekat. Ia mengatakan masih ingin berkompetisi untuk Portugal dan percaya akan ada kesempatan untuk menggelar satu atau lebih pertandingan perpisahan kelak.

Ronaldo telah mencetak rekor 146 gol dalam 234 penampilan untuk Portugal. Ia mengatakan Pedro Proença, presiden FPF, meyakinkannya untuk terus bermain setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia musim panas ini.

Portugal memenangi seluruh empat pertandingan Nations League dalam jeda internasional tersebut. Dua laga berikutnya, melawan Denmark dan Wales pada November, menjadi kesempatan terdekat bagi Ronaldo untuk kembali dipanggil. Setelah kemenangan atas Norwegia, presiden federasi Portugal menyebut situasi itu sebagai kesalahpahaman, sementara Jesus menyatakan pintu timnas tetap terbuka bagi Ronaldo.

Ditulis oleh: LigaOrion.

Kredit gambar: Jan S0L0 — Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *