Tottenham vs Chelsea: De Zerbi Tegaskan Spurs Tidak Akan Bermain Aman di Derby London

LigaOrion Tottenham Hotspur bersiap menghadapi laga penting melawan Chelsea dalam lanjutan Premier League 2025/2026. Derby London yang berlangsung di Stamford Bridge pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB menjadi pertandingan krusial bagi Spurs untuk memastikan kelangsungan mereka di kasta tertinggi Liga Inggris musim depan.

Posisi Tottenham kini sedikit lebih aman setelah rival mereka di papan bawah, West Ham United, kalah 1-3 dari Newcastle United pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut membuat tim asuhan Roberto De Zerbi berhasil keluar dari zona degradasi berkat tren positif dalam beberapa pertandingan terakhir.

Tottenham sukses mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga terakhir, sebuah peningkatan performa yang datang di saat paling menentukan musim ini. Tambahan poin tersebut membuat Spurs unggul atas West Ham dalam persaingan menghindari degradasi.

Tottenham Fokus Menang, Bukan Bermain Aman

Secara matematis, hasil imbang sebenarnya hampir cukup bagi Tottenham untuk bertahan di Premier League musim depan. Selisih gol mereka jauh lebih baik dibanding West Ham yang hanya menyisakan satu pertandingan.

Namun Roberto De Zerbi menegaskan bahwa timnya tidak akan tampil bertahan hanya demi mengamankan satu poin. Pelatih asal Italia itu ingin Spurs tetap bermain menyerang dan memburu kemenangan di markas Chelsea.

Chelsea vs Tottenham: odds, form and Sofascore Rating

Menurut De Zerbi, mentalitas kemenangan harus menjadi fondasi utama tim sejak menit pertama pertandingan dimulai. Ia tidak ingin skuadnya masuk ke lapangan dengan pola pikir defensif.

“Kami tidak boleh memulai pertandingan dengan pikiran bermain imbang. Kami harus bermain untuk menang dan menunjukkan mentalitas itu sejak awal,” ujar Roberto De Zerbi.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut juga menambahkan bahwa Tottenham akan tetap bermain agresif meski tekanan pertandingan sangat besar.

Derby London Jadi Motivasi Tambahan

Pertemuan Chelsea kontra Tottenham memang selalu menghadirkan tensi tinggi. Rivalitas panjang dua klub asal London itu sering menghasilkan pertandingan penuh drama dan emosi.

Salah satu momen paling dikenang adalah laga “Battle of the Bridge” pada musim 2015/2016 ketika hasil imbang di Stamford Bridge menghancurkan harapan Tottenham meraih gelar Premier League.

Namun bagi De Zerbi, tekanan besar justru menjadi sumber motivasi tambahan bagi timnya. Ia ingin para pemain menikmati atmosfer panas Derby London dan menjadikannya sebagai bahan bakar untuk tampil maksimal.

Menurutnya, banyak pihak berharap Tottenham gagal bertahan di Premier League. Situasi itu justru dianggap sebagai tantangan yang menarik bagi skuad The Lilywhites.

Spurs Ingin Akhiri Rekor Buruk di Stamford Bridge

Stamford Bridge dikenal sebagai salah satu stadion paling sulit bagi Tottenham dalam era Premier League. Spurs hanya mampu meraih satu kemenangan dari 41 kunjungan terakhir mereka ke markas Chelsea.

Kemenangan terakhir Tottenham di stadion tersebut terjadi pada tahun 2018. Statistik itu menjadi tantangan besar yang kini ingin dihapus oleh De Zerbi bersama para pemainnya.

Chelsea vs Tottenham Hotspur: Time, how to watch, stats, team news - ESPN

Meski menyadari catatan buruk tersebut, De Zerbi meminta timnya fokus pada kondisi saat ini ketimbang memikirkan sejarah masa lalu.

Ia menilai yang paling penting sekarang adalah karakter, semangat juang, dan keberanian untuk memainkan sepak bola terbaik demi mengamankan tempat di Premier League musim depan.

Chelsea Juga Sedang Dalam Tekanan

Di sisi lain, Chelsea juga datang dengan kondisi yang kurang stabil. The Blues mengalami periode sulit setelah kalah enam kali dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League.

Kekecewaan Chelsea semakin besar setelah gagal meraih trofi usai kalah di final FA Cup. Meski begitu, De Zerbi tetap menaruh respek besar terhadap kualitas skuad asuhan Enzo Maresca tersebut.

Ia secara khusus menyoroti beberapa pemain Chelsea yang pernah bekerja bersamanya seperti Moises Caicedo, Levi Colwill, Joao Pedro, dan Robert Sanchez.

Laga Chelsea vs Tottenham diprediksi berlangsung panas mengingat kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar menjelang akhir musim Premier League 2025/2026.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *