Perebutan Gelar Premier League Memanas, Ini Aturan Penentuan Juara Jika Poin Sama

LigaOrion – Persaingan gelar Premier League musim ini semakin menegangkan. Dua kandidat kuat, Arsenal dan Manchester City, terus saling kejar di puncak klasemen.

Kemenangan penting Manchester City atas Arsenal di laga terakhir membuat jarak poin semakin tipis. Situasi ini membuka peluang kedua tim mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama.

Aturan Dasar Penentuan Juara

Dalam regulasi Premier League, penentuan posisi klasemen pertama-tama ditentukan oleh jumlah poin. Tim dengan poin terbanyak otomatis keluar sebagai juara.

Jika dua tim memiliki poin yang sama, maka selisih gol menjadi faktor pembeda utama. Selisih ini dihitung dari jumlah gol yang dicetak dikurangi jumlah gol kebobolan.

Selisih Gol dan Produktivitas

Saat ini, Arsenal masih unggul dalam selisih gol. Namun, dengan sisa pertandingan yang ada, keunggulan tersebut sangat mungkin berubah.

How Manchester City beat Arsenal to close gap at Premier League summit to  three points - The Athletic

Jika selisih gol kedua tim sama, maka jumlah gol yang dicetak akan menjadi penentu berikutnya. Tim dengan produktivitas gol lebih tinggi akan menempati posisi lebih atas.

Skenario Head to Head

Dalam kondisi ekstrem di mana poin, selisih gol, dan jumlah gol identik, maka aturan akan berlanjut ke rekor pertemuan langsung atau head to head.

Musim ini, Arsenal bermain imbang 1-1 saat menghadapi Manchester City di kandang. Namun, City berhasil menang 2-1 pada pertemuan berikutnya.

Dengan hasil tersebut, Manchester City unggul dalam head to head. Artinya, mereka berhak menjadi juara jika semua parameter lain berakhir sama.

Peluang City dan Arsenal

Manchester City masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibanding Arsenal. Ini memberi keuntungan tambahan bagi City untuk menyamai atau bahkan melampaui poin rivalnya.

How to watch Man City vs Arsenal: TV channel, live stream, kick-off and  radio coverage - The Mirror

Dari sisi produktivitas gol, kedua tim juga sangat berdekatan. City telah mencetak 65 gol, sementara Arsenal mengoleksi 63 gol sejauh ini.

Dengan margin yang sangat tipis, setiap pertandingan tersisa akan menjadi krusial dalam menentukan siapa yang keluar sebagai juara.

Kilas Balik Momen Dramatis 2012

Dalam sejarah Premier League sejak 1992, hanya satu kali gelar juara ditentukan lewat selisih gol, yakni pada musim 2011/2012.

Saat itu, Manchester City dan Manchester United sama-sama mengoleksi 89 poin. Namun, City unggul selisih gol dan memastikan gelar juara.

Momen tersebut semakin legendaris berkat gol dramatis Sergio Aguero di menit akhir saat menghadapi Queens Park Rangers.

Kesimpulan

Persaingan gelar Premier League musim ini berpotensi menjadi salah satu yang paling ketat dalam sejarah. Dengan banyaknya kemungkinan yang bisa terjadi, setiap gol dan setiap poin akan sangat menentukan.

Bagi Arsenal dan Manchester City, konsistensi di sisa laga menjadi kunci utama untuk mengangkat trofi di akhir musim.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *