Roma Perkasa di Kandang, Tren Positif Berlanjut
LigaOrion — AS Roma kembali menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Pisa SC 3-0 dalam lanjutan Serie A, Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB. Bermain di Stadio Olimpico, tim ibu kota tampil dominan dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang musim ini.
Kemenangan ini membuat Roma mencatat sembilan laga kandang tanpa kekalahan, dengan rincian tujuh kemenangan dan dua hasil imbang. Tambahan tiga poin juga membuat mereka menjaga jarak dari Atalanta dalam persaingan papan atas.
Gol Cepat Malen Buka Dominasi
Roma langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru tiga menit laga berjalan, Donyell Malen sukses membuka keunggulan lewat aksi individu yang impresif sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Adrian Semper.

Gol cepat tersebut membuat Roma semakin percaya diri dalam mengontrol permainan. Bryan Cristante sempat hampir menggandakan keunggulan lewat sundulan dari situasi sepak pojok, namun masih mampu digagalkan lini pertahanan Pisa.
Menjelang akhir babak pertama, Roma akhirnya menambah keunggulan. Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dari Devyne Rensch dan menyelesaikannya dengan tenang.
Hattrick Malen Pastikan Kemenangan
Di babak kedua, Roma tetap mendominasi jalannya pertandingan. Lorenzo Pellegrini sempat mengancam lewat tendangan bebas yang membentur mistar gawang.

Pisa mencoba bangkit dan sempat menciptakan peluang melalui Malthe Højholt, namun tembakannya masih bisa diamankan oleh kiper Mile Svilar.
Roma kemudian memastikan kemenangan lewat gol ketiga yang kembali dicetak Malen. Menerima assist dari Matías Soulé, ia melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang untuk melengkapi hattrick.
Pisa Terpuruk di Dasar Klasemen
Di sisa waktu pertandingan, Pisa mencoba memperkecil ketertinggalan melalui Stefano Moreo dan Rafiu Durosinmi. Namun, upaya mereka tidak cukup efektif untuk menembus pertahanan solid Roma.
Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Pisa di dasar klasemen. Mereka bahkan mencatat 14 pertandingan tanpa mencetak gol, sebuah statistik yang menunjukkan tumpulnya lini serang sepanjang musim.
Ligaorion menilai kemenangan ini menjadi sinyal kuat konsistensi Roma, terutama saat bermain di kandang, sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk mengamankan posisi terbaik di akhir musim Serie A.


