LigaOrion – FC Barcelona tengah menghadapi tantangan besar dalam perburuan gelar musim 2025-26. Cedera yang dialami Raphinha berpotensi menjadi pukulan telak bagi performa tim, mengingat peran vitalnya dalam skema permainan.
Era Hansi Flick Ubah Segalanya
Sejak ditangani Hansi Flick, performa Raphinha mengalami peningkatan signifikan. Winger asal Brasil itu kini menjadi salah satu pilar utama dalam lini serang Barcelona.

Situasi ini berbanding terbalik dengan era Xavi Hernandez, di mana kontribusi Raphinha sempat dipertanyakan dan bahkan muncul wacana untuk hengkang.
Di bawah Flick, perannya berkembang tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pengatur ritme serangan. Total 27 kontribusi gol musim ini menjadi bukti betapa pentingnya peran sang pemain.
Data Ungkap Ketergantungan Tinggi
Statistik menunjukkan betapa besar pengaruh Raphinha terhadap performa Barcelona:
- Dengan Raphinha: 23 kemenangan dari 27 laga (85,2%)
- Tanpa Raphinha: 7 kemenangan dari 12 laga (58,3%)
Tidak hanya itu, lini pertahanan juga terdampak:
- Rata-rata kebobolan saat bermain: 0,9 gol/laga
- Tanpa Raphinha: 1,8 gol/laga
Data ini memperlihatkan bahwa absennya Raphinha tidak hanya mengurangi daya serang, tetapi juga memengaruhi keseimbangan tim secara keseluruhan.
Cedera Datang di Momen Krusial
Raphinha saat ini mengalami cedera hamstring yang diperkirakan membuatnya absen hingga lima pekan. Waktu pemulihan ini datang di fase penting musim yang bisa menentukan peluang gelar Barcelona.

Kehilangan ini terasa lebih besar karena Raphinha juga berperan penting dalam pressing tinggi yang diterapkan Flick. Tanpa dirinya, lini pertahanan Barcelona menjadi lebih mudah ditembus.
Bukti Nyata di Lapangan
Dampak absennya Raphinha terlihat jelas saat menghadapi Atletico Madrid di ajang Copa del Rey. Barcelona harus menelan kekalahan telak 0-4 saat tanpa dirinya.
Namun, ketika Raphinha kembali, Barcelona langsung bangkit dengan kemenangan 3-0, di mana ia turut menyumbang gol.
Flick Dituntut Cari Solusi
Situasi ini membuat Flick harus segera menemukan solusi untuk menjaga konsistensi tim. Tanpa alternatif yang tepat, peluang Barcelona dalam perburuan gelar bisa terancam.
Kedalaman skuad kini akan diuji, terutama dalam menghadapi jadwal padat dan tekanan kompetisi di level tertinggi.
LigaOrion menilai bahwa nasib Barcelona musim ini sangat bergantung pada seberapa cepat mereka mampu beradaptasi tanpa Raphinha di lapangan.


