LigaOrion – Juventus harus menerima kenyataan pahit usai takluk 0-2 dari Como 1907 pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Bertanding di Allianz Stadium, Sabtu (21/02/2026) malam WIB, Bianconeri dipaksa menyerah di hadapan pendukung sendiri.
Gol Cepat Vojvoda Ubah Atmosfer Laga
Juventus sejatinya mencoba mengontrol permainan sejak awal. Namun kesalahan di lini belakang membuat mereka kebobolan pada menit ke-11 lewat sepakan Mergim Vojvoda.

Gol tersebut langsung mengubah suasana stadion. Alih-alih dukungan penuh, para pemain justru mendapat tekanan dari tribune karena performa yang dinilai kurang berani dan tanpa arah jelas. Hingga turun minum, siulan kekecewaan terdengar semakin nyaring.
Caqueret Pastikan Kekalahan Juventus
Memasuki babak kedua, situasi tak kunjung membaik. Pada menit ke-61, Maxence Caqueret menggandakan keunggulan tim tamu setelah kembali memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah.

Tim asuhan Cesc Fabregas tampil disiplin dan efektif sepanjang laga. Dua gol tersebut cukup untuk memastikan kemenangan penting Como di Turin sekaligus mengakhiri rekor 21 laga kandang tanpa kekalahan Juventus.
Performa Juventus Jadi Sorotan
Kekalahan ini semakin mempertegas inkonsistensi Juventus musim ini. Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka gagal meraih satu pun kemenangan. Sebelum tumbang dari Como, Juventus lebih dulu kalah 5-2 dari Galatasaray di ajang UEFA Champions League, takluk 3-2 dari Inter Milan, bermain imbang melawan Lazio, serta tersingkir dari Coppa Italia usai kalah dari Atalanta.
Tekanan kini semakin besar menjelang dua laga krusial berikutnya. Juventus dijadwalkan menjamu Galatasaray pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions sebelum bertandang ke markas AS Roma di Olimpico pada lanjutan Serie A.
Situasi ini menjadi alarm serius bagi Juventus. Jika tak segera menemukan konsistensi dan mentalitas juara, musim 2025/2026 bisa berubah menjadi salah satu periode paling mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir. Ikuti terus perkembangan Serie A dan kabar terbaru sepak bola Eropa hanya di LigaOrion.


