Real Madrid mendapat pukulan besar jelang playoff Liga Champions melawan Benfica, setelah UEFA menjatuhkan hukuman dua laga untuk penyerang Rodrygo.
Kartu merah yang diterima Rodrygo muncul dalam pertandingan di Lisbon, saat Real Madrid kalah 4-2 dari Benfica. Pemain asal Brasil ini mendapatkan dua kartu kuning karena memprotes taktik mengulur waktu tim tuan rumah.
Real Madrid Harus Melalui Playoff Tanpa Rodrygo
Kekalahan dari Benfica membuat Los Blancos gagal lolos otomatis ke babak 16 besar, sehingga harus melalui playoff untuk menentukan kelolosan ke fase knockout.


Ketiadaan Rodrygo menambah masalah, karena Real Madrid juga kehilangan Jude Bellingham dan Eder Militao akibat cedera. Biasanya, kartu merah karena dua kartu kuning hanya berakibat larangan satu laga. Namun, UEFA menambah sanksi satu pertandingan karena Rodrygo diduga melontarkan kata-kata menghina wasit.
Akibatnya, penyerang berusia 25 tahun ini akan melewatkan kedua leg playoff melawan Benfica. Real Madrid pun harus menyesuaikan strategi tanpa winger andalannya.
Permintaan Maaf Rodrygo

Setelah insiden tersebut, Rodrygo menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial. Ia mengaku menyesali emosinya saat memprotes pengulur waktu Benfica.
“Kemarin saya terbawa suasana saat memprotes buang-buang waktu,” tulis Rodrygo.
“Itu bukan cara saya biasanya bertindak. Saya belum pernah diusir saat bermain untuk Real Madrid dan saya sadar akan konsekuensinya,” lanjutnya.
“Saya minta maaf kepada para penggemar, klub, rekan setim, dan pelatih. Kami akan terus bersatu dan berjuang untuk lambang ini serta untuk Liga Champions,” tutup Rodrygo.


