Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, mengisyaratkan akan segera mengambil keputusan penting terkait tim yang akan ia bela pada MotoGP musim 2027. Rider asal Spanyol itu menargetkan semua proses selesai sebelum seri pembuka MotoGP Thailand yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari–1 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Alex usai menutup tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, Kamis (5/2/2026). Dalam tes tersebut, ia tampil impresif dengan catatan waktu tercepat, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pembalap paling diminati di bursa transfer.
Performa Apik Buka Banyak Opsi Tim
Kesuksesan Alex Marquez finis sebagai runner-up MotoGP musim lalu membuat namanya kembali masuk radar tim-tim pabrikan. Prestasi itu dinilai membuktikan bahwa ia layak kembali memperkuat tim besar, seperti ketika membela Repsol Honda pada musim 2020.

Beberapa tim papan atas disebut telah menunjukkan ketertarikan, termasuk Red Bull KTM Factory Racing dan Monster Energy Yamaha. Ketertarikan ini muncul seiring konsistensi performa Alex sepanjang musim dan hasil positif di sesi tes pramusim.
Gresini Tetap Jadi Opsi Emosional
Meski diminati tim pabrikan, Alex Marquez tak menutup kemungkinan untuk tetap bertahan bersama Gresini Racing. Sejak bergabung pada 2023, ia merasa tim asal Italia tersebut telah menjadi rumah keduanya di MotoGP.
Gresini bahkan disebut telah mengajukan proposal resmi untuk mempertahankannya pada musim 2027. Faktor kedekatan emosional dan kenyamanan kerja sama menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan oleh Alex.
Menurutnya, stabilitas tim dan pemahaman mendalam terhadap lingkungan kerja bisa menjadi keuntungan besar bagi seorang pembalap.
Target Keputusan Sebelum MotoGP Thailand
Alex mengaku tidak ingin terburu-buru, namun juga tak mau terlalu lama menggantung masa depannya. Ia ingin memasuki balapan pertama musim ini dengan situasi yang sudah jelas.
Pembalap yang pernah meraih gelar Juara Dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 itu menegaskan bahwa keputusan final akan diambil setelah mempertimbangkan risiko, peluang, serta arah karier jangka panjangnya.
Jika memungkinkan, Alex berharap semua keputusan sudah rampung sebelum tes dan balapan di Thailand. Dengan begitu, ia bisa fokus penuh pada performa tanpa terganggu spekulasi masa depan.


