Karim Benzema Buat Keputusan Mengejutkan
Peta kekuatan Liga Pro Arab Saudi kembali berubah drastis. Karim Benzema, sosok sentral di balik kesuksesan Al-Ittihad musim lalu, secara mengejutkan memutuskan hengkang dan memilih bergabung dengan rival langsung, Al-Hilal.

Keputusan ini menimbulkan gelombang reaksi besar. Benzema sebelumnya dipercaya sebagai kapten dan figur utama Al-Ittihad, namun penurunan performa tim musim ini disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong kepindahannya.
Kini, penyerang asal Prancis itu bersiap menjadi ujung tombak baru Al-Hilal di bawah arahan pelatih Simone Inzaghi, memperkuat ambisi klub asal Riyadh tersebut dalam perburuan gelar.
Al-Ittihad Kehilangan Ikon, Butuh Bintang Baru
Kepergian Benzema meninggalkan kekosongan besar di tubuh Al-Ittihad. Klub berbasis di Jeddah itu bukan hanya kehilangan mesin gol, tetapi juga figur simbolik yang menjadi wajah proyek besar mereka di Liga Pro Saudi.
Manajemen Al-Ittihad dikabarkan tak ingin setengah-setengah dalam membangun ulang tim. Fokus utama kini adalah mendatangkan pemain kelas dunia yang mampu mengangkat kembali moral skuad sekaligus daya saing klub di papan atas.
Mohamed Salah Jadi Prioritas Utama
Nama Mohamed Salah kembali mencuat sebagai target utama Al-Ittihad. Winger andalan Liverpool tersebut masuk daftar teratas calon pengganti Karim Benzema.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
Ketertarikan ini bukan hal baru. Pada 2024 lalu, Al-Ittihad sempat mengajukan tawaran fantastis senilai sekitar £150 juta untuk memboyong bintang asal Mesir tersebut. Salah sendiri pernah mengonfirmasi adanya komunikasi serius dengan pihak Liga Pro Saudi.
Situasi Salah di Liverpool juga terus dipantau, terutama setelah munculnya ketegangan dengan pelatih anyar Arne Slot pada akhir tahun lalu.
Dampak Domino: Cristiano Ronaldo Ikut Merasa Dirugikan
Transfer Benzema ke Al-Hilal ternyata berbuntut panjang. Cristiano Ronaldo dikabarkan merasa tidak puas dengan arah kebijakan Public Investment Fund (PIF) yang menaungi beberapa klub besar Liga Pro Saudi.

Ronaldo disebut menilai kepindahan Benzema sebagai langkah strategis untuk memperkuat Al-Hilal secara berlebihan. Perasaan frustrasi itu semakin terasa karena hingga kini CR7 belum berhasil mempersembahkan gelar liga bagi Al-Nassr sejak kedatangannya pada 2023.
Absennya Ronaldo dalam laga kontra Al Riyadh pun memicu spekulasi baru soal masa depannya di Arab Saudi.
Liga Pro Saudi di Bawah Tekanan Jelang Piala Dunia 2034
Dinamika panas antar klub dan bintang besar ini menciptakan atmosfer tegang di internal Liga Pro Saudi. Di tengah ambisi besar menjadikan liga sebagai etalase sepak bola global menjelang Piala Dunia 2034, keseimbangan kompetisi dan kepuasan para megabintang menjadi tantangan serius.
Saga Benzema, Salah, dan Ronaldo kini menjadi sorotan utama, menandai bahwa Liga Pro Saudi bukan lagi sekadar liga bertabur uang, tetapi juga arena konflik ambisi dan kekuasaan.


