LigaOrion – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kini berada di ambang sejarah setelah resmi bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Ia berpeluang menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi Eropa, Liga Champions.

Kedatangan Paes dari FC Dallas membuka jalan bagi kiprah besar di pentas Eropa. Bagi pecinta sepak bola Tanah Air, momen ini menjadi sorotan utama karena bisa mencetak rekor unik terkait status kewarganegaraan.
Melewati Jejak Kevin Diks
Sebelumnya, nama Kevin Diks dikenal sebagai pemain keturunan Indonesia yang tampil di Liga Champions. Namun, saat bermain untuk Feyenoord dan FC Copenhagen, Diks masih berstatus Warga Negara Belanda, sehingga rekor “pemain Indonesia pertama” belum tercatat atas namanya.


Paes memiliki kesempatan untuk menorehkan sejarah baru dengan status WNI saat berlaga di level tertinggi klub Eropa. Catatan ini akan menempatkan dirinya dalam posisi istimewa bagi sepak bola Indonesia.
Misi Sulit Bersama Ajax
Kehadiran Paes di Ajax langsung disertai tantangan besar. Klub berjuluk De Godenzonen saat ini tengah terseok di klasemen Liga Belanda. Ajax menempati posisi ke-32 setelah mengumpulkan enam poin dari tujuh laga.
Tugas pertama Paes adalah membantu Ajax meraih kemenangan krusial melawan Olympiacos di Liga Champions, Rabu (28/1). Kemenangan menjadi syarat mutlak agar Ajax tetap berpeluang lolos ke babak play-off 16 besar.
Investasi Besar Ajax untuk Paes
Manajemen Ajax menunjukkan keseriusan tinggi dengan menebus Maarten Paes dari MLS senilai lebih dari 1 juta euro, setara Rp20 miliar. Kiper berusia 27 tahun itu dikontrak selama 3,5 tahun, hingga 2029 mendatang.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5260065/original/035469700_1750509176-maarten_paes.jpg)
Pengalaman dan kualitas Paes diharapkan menjadi solusi di lini pertahanan Ajax, terutama di laga-laga krusial Liga Champions dan kompetisi domestik.
Harapan Besar untuk Sepak Bola Indonesia
Kehadiran Maarten Paes di Ajax bukan sekadar transfer pemain, tapi juga momentum bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Publik menanti penampilan sang kiper di panggung Eropa, sambil berharap ia mampu membawa nama Indonesia bersinar di tingkat klub elite.


