Ligaorion – Penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny, menghadapi masa depan yang tak pasti di Oxford United setelah perubahan pelatih yang terjadi pada Januari 2026. Striker 25 tahun ini kini ditangani oleh Matt Bloomfield, pelatih keduanya di Liga Inggris, menggantikan Gary Rowett.
Peran Romeny Berubah di Era Pelatih Baru

Pada era Gary Rowett, Romeny masih mendapatkan kesempatan bermain, meski sebagian besar hanya sebagai pemain pengganti. Namun, sejak kedatangan Bloomfield, posisi Romeny cenderung terpinggirkan.
Dalam dua laga awal Bloomfield sebagai pelatih – melawan Bristol City dan Queen’s Park Rangers yang keduanya berakhir imbang 0-0 – Romeny sama sekali tidak dimainkan dan hanya duduk di bangku cadangan.
Sebelum pergantian pelatih, Romeny tercatat tampil dalam delapan dari 12 laga Oxford United, baik sebagai striker utama maupun gelandang serang.
Bloomfield Tegaskan Skuad Terlalu Besar

Pelatih baru Oxford, Matt Bloomfield, menegaskan bahwa skuad tim saat ini terlalu besar dan akan ada evaluasi pemain pada akhir periode transfer. Ia membuka peluang bagi pemain yang ingin mencari menit bermain lebih banyak untuk meninggalkan klub.
“Saya rasa skuad ini barangkali lebih besar dari yang kami inginkan pada akhir periode transfer nanti,” kata Bloomfield dikutip Oxford Mail. “Dan kami tidak ingin ada pemain yang tidak senang. Jika ada pemain yang meyakini mereka bisa bermain lebih banyak, maka akan ada pembicaraan yang bisa saya lakukan.”
Tren Pemain Naturalisasi Indonesia di Luar Negeri
Situasi Romeny di Oxford United bertepatan dengan tren banyak pemain naturalisasi timnas Indonesia yang kembali berkompetisi di Liga Indonesia.



Beberapa nama yang baru saja bergabung di kompetisi domestik antara lain Shayne Pattynama di Persija Jakarta, Thom Haye, Eliano Reijnders, Jordi Amat, Jens Raven, hingga Rafael Struick. Langkah ini menunjukkan semakin banyak pemain naturalisasi memilih menit bermain reguler di Indonesia daripada cadangan di Eropa.
Tantangan Bagi Ole Romeny
Dengan minimnya kesempatan bermain, Romeny menghadapi dilema penting untuk kariernya. Pilihan mempertahankan tempat di Oxford United atau mencari klub baru agar mendapatkan menit bermain reguler akan menjadi kunci bagi perkembangan karier sang striker timnas Indonesia.


