Ligaorion – Dewa United Banten kembali menunjukkan dominasinya saat menjamu Pacific Caesar Surabaya dalam lanjutan IBL 2026, Jumat (23/1). Bermain di kandang sendiri, Dewa United tampil solid di tiga kuarter terakhir dan mengunci kemenangan dengan skor 92-82.
Hasil ini memperpanjang rekor sempurna Dewa United atas Pacific sejak berpindah ke Banten. Hingga kini, Dewa United selalu menang dalam delapan pertemuan terakhir melawan Pacific.
Pacific Sempat Beri Perlawanan di Kuarter Awal


Pada kuarter pertama, Pacific Caesar masih mampu memberikan tekanan. Meski hanya diperkuat dua pemain asing, A.J. Bramah dan Anthony Peacock, tim tamu sempat unggul hingga lima poin.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Keterbatasan rotasi membuat Pacific kesulitan menjaga intensitas permainan hingga akhir laga.
Kedalaman Skuad Jadi Pembeda Dewa United
Dewa United memanfaatkan keunggulan rotasi pemain dengan sangat baik. Seluruh 12 pemain diturunkan, dengan sembilan di antaranya bermain lebih dari 10 menit.
Sebaliknya, Pacific praktis hanya mengandalkan tujuh pemain. Bramah dan Peacock bahkan harus bermain penuh selama 40 menit, yang berdampak pada stamina di kuarter-kuarter akhir.
Joshua Ibarra Tampil Dominan

Joshua Ibarra menjadi motor utama kemenangan Dewa United. Center andalan tersebut mencetak 30 poin dan 9 rebound dengan efisiensi tinggi, memasukkan 14 dari 21 percobaan tembakan.
Kontribusi besar Ibarra membuat pertahanan Pacific kewalahan sepanjang laga.
Arki Wisnu Catatkan Rekor Pribadi

Arki Wisnu juga tampil menonjol dengan torehan 17 poin, 4 assist, dan 2 steal. Catatan tersebut menjadi perolehan poin tertinggi Arki sejak bergabung dengan Dewa United musim lalu.
Menariknya, ini juga menjadi kali pertama sejak 2023 Arki mencetak 17 poin atau lebih dalam satu pertandingan.
D.J. Cooper Ukir Sejarah di IBL

Performa impresif juga ditunjukkan D.J. Cooper. Guard Dewa United itu mencatatkan dobel-dobel dengan 15 poin, 5 rebound, dan 15 assist, ditambah 6 steal.
Cooper tampil sangat efisien dengan hanya satu kali tembakan meleset dari enam percobaan. Catatan tersebut menjadikannya pemain pertama dalam sejarah IBL yang membukukan statistik serba lengkap seperti itu dalam satu laga.
Upaya Keras Bramah Tak Cukup Selamatkan Pacific
Di kubu Pacific, A.J. Bramah tampil luar biasa dengan 35 poin, 8 rebound, 5 assist, dan 4 steal. Ia juga memasukkan 12 dari 21 tembakan, meski harus mencatatkan tujuh turnover.
Anthony Peacock turut menyumbang dobel-dobel 17 poin dan 16 rebound. Sembilan poinnya datang dari tembakan bebas yang dieksekusi sempurna. Daffa Dhoifullah menambah 11 poin untuk Pacific.
Tren Positif Dewa United Berlanjut
Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Dewa United setelah sempat kalah di laga pembuka musim. Rekor mereka kini berada di angka 4 kemenangan dan 1 kekalahan.
Sementara itu, Pacific Caesar masih belum meraih kemenangan musim ini dengan catatan 0-4. Laga ini juga menjadi satu-satunya pertandingan Pacific pada pekan ketiga IBL 2026.
Dewa United Banten dijadwalkan kembali bertanding keesokan harinya dengan menjamu RANS Simba Bogor.


