Rekor Pep Guardiola vs Manchester United Kembali Berubah

LigaOrion – Rivalitas panjang antara Josep Guardiola dan Manchester United kembali mencatat babak baru. Kekalahan Manchester City dari Setan Merah pada Januari 2026 menambah daftar hasil negatif Guardiola saat menghadapi rival sekota tersebut.

Hasil 0-2 itu menjadi kekalahan ke-10 Guardiola dari Manchester United sepanjang karier kepelatihannya, sekaligus menegaskan bahwa duel ini selalu berjalan dinamis meski City kerap tampil dominan dalam beberapa musim terakhir.


Statistik Pertemuan Guardiola dan Manchester United

Pep Guardiola reacts to shock Man City Champions League defeat and delivers  verdict on Rodri red card | The Standard

Sejauh ini, Guardiola telah menghadapi Manchester United dalam 31 pertandingan di berbagai kompetisi. Catatan tersebut menghasilkan 17 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 10 kekalahan bagi pelatih asal Spanyol itu.

Meski jumlah kekalahan cukup signifikan, tim-tim asuhan Guardiola tetap unggul dalam produktivitas. Total 60 gol berhasil dicetak, sementara hanya 39 gol yang bersarang ke gawang timnya saat berhadapan dengan MU.


Dominasi Guardiola Sejak Era Barcelona

Barcelona v Man City preview: Pep Guardiola returns to Nou Camp | Football  News | Sky Sports

Rivalitas Guardiola dengan Manchester United sejatinya telah dimulai jauh sebelum ia melatih Manchester City. Saat menangani Barcelona, Guardiola dua kali menundukkan MU di partai final Liga Champions.

Final 2009 di Roma berakhir dengan kemenangan 2-0, disusul kemenangan 3-1 di Wembley pada 2011. Dua laga tersebut kerap disebut sebagai puncak kejayaan taktik Guardiola di level Eropa.


Lanjut ke Bayern Munchen, MU Tetap Jadi Tantangan

Everton manager David Moyes honoured with an OBE

Dominasi itu berlanjut ketika Guardiola melatih Bayern Munchen. Ia kembali bertemu Manchester United di perempat final Liga Champions saat MU masih diasuh David Moyes.

Meski sempat mendapat tekanan pada leg kedua, Bayern mampu membalikkan keadaan dan lolos dengan agregat 4-2. Hasil tersebut semakin memperkuat rekor apik Guardiola melawan MU di kompetisi Eropa.


Awal Naik Turun Guardiola Bersama Manchester City

Pep Guardiola backs Manchester City for Premier League title: 'We're going  to win it again' | The Independent

Guardiola memulai kariernya di Manchester City dengan kemenangan 2-1 di Old Trafford. Namun, ia sempat kesulitan meraih hasil konsisten saat bermain di Etihad Stadium.

Dalam enam derbi kandang pertamanya, City hanya meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan. Bahkan pada musim 2019/2020, City kalah dua kali dari MU di Premier League.


Balasan di Piala Domestik dan Final Bersejarah

Guardiola perlahan membalikkan keadaan melalui kompetisi piala. Manchester City menyingkirkan MU di semifinal EFL Cup pada dua musim beruntun, 2020 dan 2021.

Momen puncak terjadi pada final Piala FA 2023, ketika gol cepat Ilkay Gundogan membawa City meraih kemenangan emosional. Namun, dominasi itu sempat terhenti setelah kekalahan di final Piala FA 2024.


Era Ruben Amorim hingga Michael Carrick

Kesulitan Guardiola berlanjut saat Manchester United ditangani Ruben Amorim. City kalah dramatis 1-2 di Etihad setelah kebobolan di menit akhir, lalu bermain imbang tanpa gol di Old Trafford.

Guardiola sempat membalas dengan kemenangan telak 3-0 pada September 2025. Namun, konsistensi tersebut kembali runtuh pada Januari 2026 ketika City takluk 0-2 dari MU yang kini dilatih Michael Carrick.


Rivalitas yang Tak Pernah Kehilangan Drama

Kekalahan terbaru tersebut menggenapkan jumlah tumbangnya Guardiola menjadi 10 kali saat menghadapi Manchester United. Statistik ini menegaskan bahwa meski City sering unggul secara permainan, derbi Manchester tetap menjadi laga yang penuh kejutan.

LigaOrion akan terus mengikuti perkembangan rivalitas klasik ini, yang selalu menghadirkan cerita baru di setiap pertemuan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *