Real Madrid Tampilkan Starting XI Termuda Sejak 2018 dan Hajar AS Monaco di Liga Champions

Ligaorion.com – Real Madrid kembali mencuri perhatian di Liga Champions 2025/2026. Selain kemenangan meyakinkan 6-1 atas AS Monaco di Santiago Bernabeu, Los Blancos menunjukkan keberanian menurunkan starting XI termuda mereka dalam tujuh tahun terakhir, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.

Berdasarkan data Opta, rata-rata usia pemain inti Madrid di laga ini hanya 24 tahun 152 hari, angka termuda sejak Desember 2018 ketika menghadapi CSKA Moscow dengan rerata usia 24 tahun 100 hari. Langkah ini menegaskan arah regenerasi yang dijalankan klub di bawah pelatih baru, Alvaro Arbeloa.


Mastantuono Cetak Sejarah, Pemain Muda Bersinar

Franco Mastantuono: The rise of Real Madrid's new young star - BBC Sport

Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah Franco Mastantuono, gelandang muda asal Argentina. Ia mencetak gol ketiga Real Madrid pada menit ke-52, sekaligus menjadi pemain termuda ketiga yang mencetak gol untuk Madrid di Liga Champions menurut catatan MisterChip. Mastantuono melakukannya pada usia 18 tahun 159 hari, hanya kalah muda dari Endrick (18 tahun 58 hari) dan legenda klub Raúl González (18 tahun 113 hari).

Kehadiran pemain muda seperti Mastantuono menunjukkan bahwa strategi menurunkan generasi baru tidak mengurangi efektivitas tim. Justru, kombinasi bintang mapan dan talenta muda menghasilkan performa luar biasa.


Mbappe dan Bintang Lain Ikut Pesta Gol

Selain Mastantuono, Real Madrid juga menampilkan bintang-bintang papan atas. Kylian Mbappe menjadi aktor utama dengan dua gol cepat, sementara Vinícius Junior dan Jude Bellingham ikut mencatatkan nama di papan skor. Satu gol tambahan tercipta akibat gol bunuh diri Thilo Kehrer, yang semakin menegaskan dominasi Los Blancos di laga ini.

Hasil ini memperkokoh posisi Madrid di fase grup Liga Champions sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa tim ibu kota Spanyol mampu menggabungkan pengalaman dan energi pemain muda secara harmonis.


Regenerasi Madrid: Energi Baru untuk Masa Depan

Keputusan menurunkan banyak pemain muda bukan hanya soal kesempatan, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang. Kombinasi generasi baru dan bintang berpengalaman diyakini mampu membawa Madrid lebih jauh di pentas Eropa.

Dengan keberhasilan di laga ini, Madrid membuktikan bahwa regenerasi skuad dan performa maksimal bisa berjalan beriringan, membuka peluang untuk musim penuh prestasi dan menegaskan bahwa masa depan klub sedang berada di tangan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *