Dua Pemain Persija Disanksi Komdis PSSI Usai Duel Panas Kontra Persib

Ligaorion.com – Persija Jakarta kembali harus menerima konsekuensi dari laga panas melawan Persib Bandung. Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan sanksi kepada dua pemain Macan Kemayoran, yakni Van Basty Sousa dan Bruno Tubarao.

Kedua pemain tersebut dipastikan absen dalam dua pertandingan BRI Super League 2025/2026 akibat pelanggaran yang terjadi dalam laga klasik tersebut.


Van Basty Sousa Dihukum karena Gestur Tak Pantas

ILeague

Van Basty Sousa mendapatkan hukuman larangan bermain dua laga serta denda sebesar Rp75 juta. Gelandang asal Brasil itu dinilai melakukan tindakan tidak terpuji dengan mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton setelah pertandingan berakhir.

Pelanggaran tersebut dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI 2025, sehingga Komdis mengambil keputusan tegas untuk memberikan sanksi.

Absennya Sousa menjadi kerugian besar bagi Persija, mengingat perannya cukup vital di lini tengah sepanjang musim ini.


Bruno Tubarao Kena Skorsing Tambahan

Foto: Persija Kenalkan Pemain Baru di Blok M, Bruno Tubarao Siap Beraksi di  BRI Super League

Selain Sousa, Bruno Tubarao juga harus menerima hukuman tambahan dari Komdis PSSI. Pemain bertahan Persija itu sebelumnya sudah mendapatkan kartu merah saat laga berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Tubarao dinilai melakukan pelanggaran serius dengan menginjak kaki Beckham Putra Nugraha. Atas insiden tersebut, Komdis menjatuhkan sanksi tambahan berupa larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp10 juta.


Persija Paling Banyak Terkena Sanksi

Van Basty dan Tubarao menambah daftar pemain Persija yang terkena hukuman disiplin musim ini. Sebelumnya, Fabio Calonego juga harus menjalani larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah saat melawan Semen Padang.

Sementara itu, Ryo Matsumura menerima hukuman lebih berat berupa skorsing empat laga setelah dinilai melontarkan kata-kata tidak pantas kepada wasit dalam pertandingan yang sama.


Tantangan Berat untuk Macan Kemayoran

Bertambahnya jumlah pemain yang absen membuat Persija berada dalam situasi sulit untuk menjaga konsistensi performa di BRI Super League 2025/2026. Pelatih Persija kini dituntut memutar otak demi menjaga stabilitas tim di tengah badai sanksi.

Persija sendiri diharapkan bisa segera bangkit dan tampil lebih disiplin agar tidak kembali kehilangan pemain kunci pada laga-laga penting berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *