Ligaorion.com – Mikel Arteta akhirnya buka suara setelah Arsenal meraih kemenangan penting 3-1 atas Inter Milan pada lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut bukan hanya menjaga rekor sempurna Arsenal di Liga Champions, tetapi juga menjadi kemenangan pertama The Gunners di tanah Italia sejak 2008. Meski demikian, Arteta mengakui bahwa laga tersebut sama sekali tidak mudah.
Pelatih asal Spanyol itu menilai Inter tampil sangat agresif dan sempat mendominasi jalannya pertandingan dalam beberapa periode.

“Inter adalah tim dengan pergerakan yang luar biasa. Mereka sangat sulit dipertahankan, dan dalam beberapa momen kami benar-benar tertekan,” ujar Arteta.
Menurutnya, justru kondisi tersebut yang membuat kemenangan Arsenal terasa jauh lebih berharga.
Bola Mati Jadi Senjata Rahasia Arsenal
Salah satu kunci kemenangan Arsenal kembali datang dari situasi bola mati. Gol kedua Gabriel Jesus tercipta melalui skema sepak pojok yang dieksekusi dengan sangat rapi.

Arteta mengungkapkan bahwa timnya secara konsisten melatih skema tersebut, meskipun waktu latihan sangat terbatas karena padatnya jadwal pertandingan.
“Kami selalu berusaha memaksimalkan waktu latihan yang sedikit itu untuk memberi kami keunggulan kecil, dan bola mati adalah bagian penting dari itu,” jelas Arteta.
Ia juga menekankan bahwa Arsenal memiliki banyak pemain dengan kemampuan duel udara dan penempatan posisi yang sangat baik.
Kombinasi Trossard dan Jesus Tuai Pujian

Gol sundulan Gabriel Jesus tidak lepas dari kecerdikan Leandro Trossard. Meski bertubuh relatif kecil, Trossard sukses memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke mulut gawang.
Arteta menilai momen tersebut mencerminkan variasi serangan Arsenal yang sulit diprediksi lawan.
“Kami punya banyak pemain dengan karakter berbeda, dan kami mencoba memaksimalkan semua potensi itu,” tambahnya.
Arsenal Penuh Ambisi di Dua Kompetisi
Kemenangan atas Inter membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Liga Champions dengan catatan sempurna. Di kompetisi domestik, The Gunners juga unggul tujuh poin di puncak Premier League.
Situasi ini menumbuhkan optimisme besar di dalam tim. Namun Arteta tetap menekankan pentingnya menjaga fokus dan rasa lapar.
“Ini masih perjalanan panjang, tapi tim ini punya ambisi besar dan mentalitas yang kuat. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik sampai akhir musim,” tutup Arteta.
Dengan performa konsisten dan efektivitas tinggi dalam situasi krusial, Arsenal kini semakin dipandang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Liga Champions musim ini.


