
Manchester United kembali dikaitkan dengan Frenkie de Jong. Nama gelandang Barcelona tersebut kembali mencuat seiring upaya Setan Merah mencari sosok pengatur permainan yang mampu meningkatkan kualitas lini tengah.
Ketertarikan Manchester United terhadap De Jong sejatinya bukan isu baru. Dalam beberapa musim terakhir, pemain asal Belanda itu kerap masuk radar klub, namun kepindahan ke Old Trafford tak pernah benar-benar terwujud.
Situasi terkini membuat rumor tersebut kembali menguat. Manchester United dinilai masih membutuhkan gelandang dengan kemampuan mengontrol tempo, menjaga alur permainan, serta menjadi penghubung antara lini belakang dan depan.
Jaap Stam: MU Harus Bertindak Lebih Berani

Legenda Manchester United, Jaap Stam, turut angkat bicara soal kebutuhan tim. Ia menilai bursa transfer Januari 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal, meski jendela musim dingin kerap menghadirkan tantangan tersendiri.
Menurut Stam, Manchester United tak bisa lagi ragu untuk mengejar Frenkie de Jong. Ia menyebut sang gelandang sebagai rekrutan ideal yang bisa langsung memberikan dampak bagi tim.
Stam juga menegaskan bahwa ketertarikan terhadap De Jong bukan sekadar rumor media. Minat tersebut sudah ada sejak lama dan tetap bertahan meski Manchester United telah mengalami pergantian pelatih.
Alasan Frenkie de Jong Dinilai Cocok untuk Setan Merah

Jaap Stam melihat persoalan utama Manchester United berada di sektor tengah. Ia menilai tim masih kekurangan pemain yang mampu mengendalikan ritme permainan dan membuat rekan setimnya tampil lebih efektif.
Bagi Stam, Frenkie de Jong bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga soal kecocokan gaya bermain. Kemampuan De Jong dalam menguasai bola, bergerak dinamis, dan membaca ruang dinilai sesuai dengan kebutuhan Manchester United saat ini.
Pengalaman Stam bekerja bersama De Jong sejak di Ajax turut memperkuat keyakinannya. Ia memahami karakter dan potensi sang pemain sejak usia muda.
Menurut Stam, De Jong memiliki kombinasi teknik, stamina, serta kreativitas yang bisa membantu Manchester United bermain lebih terstruktur dan efisien. Faktor-faktor inilah yang membuatnya dianggap sebagai solusi ideal untuk memperbaiki performa lini tengah Setan Merah.


