Ruben Amorim Resmi Tinggalkan Manchester United, Konflik Internal Jadi Pemicu Utama

Ruben Amorim Hits Back at Criticism From Former Man Utd Stars

Keputusan Manchester United untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim menjadi sorotan besar dunia sepak bola. Pelatih asal Portugal tersebut harus meninggalkan Old Trafford setelah menukangi Setan Merah selama kurang lebih 14 bulan.

Perpisahan ini menutup periode penuh tekanan bagi Amorim yang diwarnai performa tim tidak stabil serta dinamika internal klub yang semakin kompleks. Manajemen Manchester United akhirnya mengambil langkah tegas demi menghentikan situasi yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas tim.

Namun, di balik keputusan resmi tersebut, tersimpan cerita lain yang mengungkap bahwa hubungan antara Amorim dan petinggi klub sudah lama berada di titik rawan. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Amorim sebenarnya sempat mempertimbangkan untuk mundur sebelum pemecatan diumumkan.

Ketegangan mulai mencuat ke publik usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Seusai laga tersebut, Amorim menyampaikan pernyataan bernada keras yang menyinggung perannya di dalam struktur klub. Ia merasa tidak mendapatkan kewenangan penuh sebagaimana layaknya seorang manajer.

Amorim menegaskan adanya perbedaan besar antara sekadar melatih tim dan benar-benar memiliki kendali atas arah serta kebijakan skuad. Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap sistem pengambilan keputusan di Manchester United.

Jason Wilcox: Manchester United make approach for Southampton director of  football | Football News | Sky Sports

Di sisi lain, kabar dari media Inggris mengungkap bahwa Amorim sempat berniat mengundurkan diri beberapa hari sebelum pemecatan terjadi. Keinginan tersebut muncul setelah perselisihan serius dengan direktur sepak bola klub, Jason Wilcox, yang disebut berlangsung jelang pertandingan melawan Leeds United.

Situasi itu membuat Amorim merasa dukungan terhadapnya mulai menghilang. Meski demikian, rencana mundur tersebut akhirnya dibatalkan setelah ia berdiskusi dengan agennya. Amorim diyakinkan untuk menunggu sikap resmi klub, apakah tetap mendukungnya atau memilih jalan pemutusan kerja sama.

Pada akhirnya, Manchester United memilih opsi kedua. Keputusan ini menandai berakhirnya era singkat Ruben Amorim di Old Trafford sekaligus membuka babak baru bagi Setan Merah dalam mencari sosok yang mampu mengembalikan stabilitas dan prestasi klub.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *