LigaOrion – Indonesia kembali gagal menempatkan wakilnya di partai final Malaysia Open 2026. Hasil ini memperpanjang catatan minor Merah Putih yang kini tiga edisi beruntun tanpa finalis pada turnamen pembuka kalender bulu tangkis dunia tersebut.
Terakhir kali Indonesia merasakan atmosfer final di ajang BWF World Tour Super 1000 ini terjadi pada Malaysia Open 2023. Saat itu, pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil gemilang hingga keluar sebagai juara.
Namun, tren positif tersebut belum mampu terulang dalam tiga tahun terakhir.
Harapan Pupus di Babak Semifinal
Pada edisi tahun ini, Indonesia sejatinya masih menyimpan asa lewat dua wakil yang melaju ke babak semifinal. Sayangnya, langkah keduanya terhenti sebelum mencapai partai puncak.

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie gagal membendung permainan solid unggulan Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu harus mengakui keunggulan lawannya dalam dua gim langsung dengan skor 16-21, 16-21.

Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga belum mampu melangkah lebih jauh. Mereka tersingkir setelah kalah dari andalan tuan rumah Aaron Chia/Soh Wooi Yik lewat pertarungan dua gim, 21-23, 18-21.
Evaluasi Jelang Turnamen Berikutnya
Kegagalan mencapai final di Malaysia Open menjadi catatan penting bagi tim bulu tangkis Indonesia, terutama karena turnamen ini kerap dijadikan tolok ukur kesiapan memasuki rangkaian kompetisi besar sepanjang musim.
Meski demikian, performa para pemain masih menyimpan potensi untuk diperbaiki pada turnamen selanjutnya di kalender BWF World Tour 2026.


