
LIGAORION – Formula 1 musim 2025 resmi berakhir dengan tensi tinggi di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (7/12/2025). Pembalap McLaren, Lando Norris, mencetak sejarah besar dengan merebut gelar juara dunia F1 untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Keberhasilan tersebut diraih lewat pertarungan dramatis hingga lap terakhir, menyingkirkan juara bertahan Max Verstappen (Red Bull Racing) serta rekan setimnya sendiri, Oscar Piastri. Selain prestasi di lintasan, Norris juga mencuri perhatian lewat nilai kekayaan yang terus melesat tajam.
Gaji Lando Norris Tembus Ratusan Miliar Rupiah
Lando Norris memastikan titel juara dunia F1 2025 setelah finis di posisi ketiga pada GP Abu Dhabi. Hasil itu cukup untuk mengamankan total 423 poin, unggul tipis dua angka dari Verstappen di klasemen akhir.
Gelar tersebut menjadi puncak perjalanan panjang Norris bersama McLaren sejak bergabung dengan program pembalap muda pada 2017. Kesetiaan dan konsistensinya terbayar lunas di musim 2025.
Seiring dengan pencapaiannya, nilai kontrak Norris ikut meroket. Pembalap asal Inggris itu dikabarkan menerima gaji tahunan sekitar 20 juta dolar AS, atau setara Rp316 miliar, menjadikannya salah satu pembalap dengan bayaran tertinggi di grid F1 musim 2025. Angka tersebut belum termasuk bonus performa dan kesepakatan sponsor pribadi.
Bisnis Esports hingga Total Kekayaan Bersih
Tak hanya mengandalkan penghasilan dari balapan, Lando Norris juga dikenal cerdas mengelola aset di luar lintasan. Total kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai 37 juta dolar AS atau sekitar Rp585 miliar.
Norris merupakan pendiri Quadrant, organisasi esports dan kreator konten yang berkembang pesat dan memiliki jutaan pengikut di berbagai platform digital. Aktivitasnya di dunia streaming, khususnya Twitch, semakin memperkuat daya tarik Norris di mata sponsor global dan penggemar muda.
Meski berasal dari keluarga berada—ayahnya, Adam Norris, dikenal sebagai pengusaha sukses Inggris—Lando Norris berhasil membangun reputasi dan kemandirian finansialnya sendiri lewat prestasi dan bisnis.
Saat ini, juara dunia F1 2025 tersebut menetap di Monako dan masih terikat kontrak dengan McLaren hingga setidaknya akhir musim 2027. Dengan usia yang masih muda dan performa yang konsisten, kekayaan serta pencapaiannya diyakini masih akan terus bertambah di masa depan.


